Jakarta, GPriority.co.id – Setelah meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan beserta groundbreaking 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia, Presiden Prabowo Subianto langsung memantau pemeriksaan food safety di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat.
Berlangsung pada Jumat (13/2) lalu, setibanya di lokasi, Prabowo langsung melihat sejumlah alat dan fasilitas yang tersedia di SPPG Polri yang telah mendapatkan sertifikat standar terkait higienis, kompetensi, dan halal dari BGN (Badan Gizi Nasional).
Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Victor Inkiriwang, pun menjelaskan peralatan yang tersedia di SPPG tersebut kepada Prabowo.
“Selamat datang Bapak Presiden di SPPG Polri Palmerah. Pertama, kami izin jelaskan, ini adalah market dari SPPG Palmerah, di bangun di atas lahan Polri 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi, dibangun sesuai dengan standar dari BGN,” jelas Victor.
Sebagai informasi, SPPG Polri tersebut memiliki sejumlah peralatan mulai dari filter air, hydro reverse osmosis untuk pemurnian air, water heater untuk mencuci food tray, food tray streamer electric untuk mengeringkan food tray yang sudah selesai dicuci, serta food tray UV strerilizier.
Selanjutnya, Prabowo juga mengecek alat biotech modern untuk mengelola limbah dapur SPPG. Di samping itu, SPPG tersebut juga memiliki alat tes kit guna memastikan semua makanan yang diolah aman serta tidak terkontaminasi zat berbahaya.
Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi rasa bangganya atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berperan aktif untuk mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Menurut Prabowo langkah ini menjadi bentuk kepedulian serta kesadaran strategis terhadap isu krusial yang berpengaruh terhadap masa depan bangsa.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari laman Sekretariat Presiden RI.
