Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut Jakarta akan memasuki musim kemarau panjang.
Pramono mengatakan kondisi cuaca yang kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh masyarakat.
“BMKG menyampaikan kemarau akan panjang dan kemungkinan akan kering. Karena panjang dan kering, potensi terjadinya kebakaran dan sebagainya menjadi lebih besar,” kata Pramono di kawasan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pramono meminta warga lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.
“Jangan kemudian misalnya habis merokok membuang puntung sembarangan yang bisa mengakibatkan kebakaran atau korsleting,” ujarnya.
Selain mengimbau masyarakat, Pramono juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi kebakaran selama musim kemarau.
Ia juga menginstruksikan BPBD memastikan setiap rukun warga (RW) memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran.
Menurut Pramono, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
“Kami meminta betul warga juga ikut terlibat menjaga bersama-sama, terutama untuk daerah-daerah yang sensitif dan padat penduduk seperti di Tambora, Cakung, dan sebagainya,” pungkasnya.
Reportase : Dimas A. Putra
Foto : Dok G Priority
