Pria Ini Terkena Serangan Jantung Saat Lari Marathon, Tapi Berhasil Selesai!

Jakarta, GPriority.co.id – Dick Cheung, seorang pria berusia 48 tahun, sedang melakukan pemanasan untuk acara lari marathon ‘Great Eastern Run’ pada bulan Oktober lalu. Namun, ia merasa sakit dan langsung terjatuh ke tanah saat itu. Cheung terbaring pingsan selama 20 detik sebelum dibantu berdiri oleh sesama pelari.

Meski merasa linglung dan bingung, Cheung berhasil berlari sejauh 13,1 mil dalam waktu 1 jam, 35 menit, dan 26 detik. Saat itu Cheung mengalami serangan jantung mendadak dan kini ia mengatakan bahwa dirinya beruntung masih bisa hidup.

Setelah menyelesaikan balapan dengan kecepatan 7:16/mil, Cheung merasa pusing dan pergi ke tenda St John Ambulance, untuk meminta bantuan. Para perawat kemudian melakukan elektrokardiogram dan menemukan bahwa Cheung memiliki irama jantung yang tidak normal.

Cheung lalu dirujuk ke Rumah Sakit Kota Peterborough terdekat.

“Saya merasa pusing dan tidak enak badan, dan saya ingat mereka mengatakan kepada saya bahwa ini adalah masalah serius,” kenang Cheung.

“Pemeriksaan angiogram invasif menunjukkan bahwa arteri saya tersumbat dan harus menjalani tiga kali operasi bypass. Hal ini benar-benar mengejutkan,” keluh Cheung yang saat itu dibawa ke Rumah Sakit Universitas Norfolk dan Norwich.

Setelah tiga minggu di rumah sakit, Cheung dipindahkan ke Rumah Sakit Royal Papworth di Cambridgeshire. Meski awalnya ia tidak dapat menjalani operasi karena terjangkit COVID-19.

Pada 22 November, dia berhasil menjalani operasi jantung dan dipulangkan pada 1 Desember.

“Pemulihannya berjalan lambat karena tulang dada saya harus pulih, namun semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Cheung.

“Saya menantikan marathon tahun depan. Hal ini memberi saya tujuan untuk menjadi lebih baik,” kata Cheung.

Cheung dengan saudara kembarnya, Jack, mulai berlari untuk mengenang kakak laki-laki mereka, Sze-Ming, seorang atlet triatlon yang meninggal pada tahun 2018 setelah ditabrak truk saat bersepeda. Sze-Ming, 44 tahun, sedang berlatih untuk triatlon Ironman di Italia.

“Kami ingin terus menikmati lari untuk mengenang Sze-Ming dan menatap masa depan dengan positif,” kata Cheung.

“Menjaga semangat Sze-Ming tetap hidup dengan kesehatan yang baik selalu penting bagi kami,” Jack menambahkan.

Di akhir, Cheung dan Jack juga memberikan kalimat positif.

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Hidup ini berharga dan nikmatilah sepenuhnya,” ujar Cheung dan Jack.

Foto : SWNS