Puan Maharani Singgung Ada Campur Tangan di Pemilu Indonesia

Ketua DPR RI, Puan Maharani di Pidato Tahunan MPR/DPR/DPD RI/Foto : Dok Tangkapan Layar di YouTube MPRGOID

Jakarta, GPriority.co.id – Ketua DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Puan Maharani, memberikan kritikan keras terhadap sistem pemilihan umum (pemilu) di Indonesia.

Menurut dia, sistem pemilu di Indonesia kerap dipengaruhi oleh campur tangan pihak-pihak tertentu.

“Saat ini, demokrasi dalam pemilu kita selain ditentukan oleh garis tangan juga sering dipengaruhi oleh campur tangan dan buah tangan. Kita semua memiliki garis tangan, nasib, dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT, tetapi tidak semua dari kita memiliki kemampuan yang sama untuk ikut campur dan memberikan buah tangan dalam menentukan arah demokrasi,” kata Puan dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

“Inilah kritik sekaligus otokritik terhadap demokrasi pemilu kita. Kita harus terus memperbaiki dan menyempurnakannya,” tambahnya.

Puan menyatakan, upaya campur tangan dan buah tangan dalam praktik politik ini bukan merupakan demokrasi yang bangsa Indonesia impikan.

“Sebab, demokrasi yang kita cita-citakan bukan lagi demokrasi campur tangan dan buah tangan, tetapi demokrasi yang memberi kesempatan setara bagi semua warga negara,” tuturnya.

Maka dari itu, Puan mengajak semua pihak untuk membangun demokrasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Marilah kita bangun demokrasi yang menghidupkan harapan rakyat, demokrasi yang tidak berhenti di bilik suara, tetapi terus tumbuh di ruang-ruang dialog, di dapur rakyat, di balai desa hingga di gedung parlemen, agar setiap keputusan lahir dari kesadaran bersama, bukan hanya kesempatan segelintir elit,” ucapnya.