Jakarta, GPriority.co.id – Dibalik aplikasi Telegram, kisah hidup CEO Telegram, Pavel Durov, mampu membuat publik tercengang. Belum lama ini dirinya mengakui siap membagikan warisan senilai Rp228 triliun kepada 100 anaknya.
Bukan hal yang mustahil, Durov memiliki 100 anak biologis karena dirinya secara sukarela melakukan donor sperma. Hingga saat ini, Pavel dilaporkan memiliki kekayaan hingga USD 13,9 miliar (sekitar Rp228 triliun).
Melalui wawancara dengan media Prancis, Le Point, Durov mengatakan jika sebenarnya ia merupakan ayah dari enam anak, dari tiga pasangan yang berbeda.
Jumlah anaknya pun terus bertambah seiring ia sukarela mendonorkan spermanya ke klinik kesuburan. Durov mengatakan, ia ingin agar semua anak biologisnya dapat memiliki hak waris yang sama rata, agar nantinya tidak saling bertengkar, usai ia meninggal.
Dari total kekayaan Durov, masing-masing anak diperkirakan akan menerima sekitar USD 131 juta, atau sekitar Rp2,1 triliun. Namun pembagian tersebut baru akan dibagikan Durov pada 30 tahun mendatang.
Durov pun menyampaikan pesan menyentuh, dimana ia berharap agar anak-anaknya dapat tumbuh menjadi pribadi mandiri, sebelum nantinya menerima warisan tersebut.
Durov diketahui memiliki gaya hidup sehat yang ketat. Dibalik badan atletisnya, Durov terbiasa melakukan 300 kali push-up dan squat setiap harinya.
Ia juga sangat menghindari alkohol, kopi, teh, gula, hingga rokok. Kini dirinya diketahui mulai menyusun surat wasiat, setelah merasa pekerjaannya sebagai CEO Telegram sering berhubungan dengan negara-negara besar.
Pavel Durov sendiri kini telah berusia 40 tahun. Ia merupakan wirausahawan asal Rusia. Selain menjadi CEO Telegram, Durov juga merupakan pendiri situs jejaring sosial VK.
Foto : The Statesman
