Restoran Berinovasi di Tengah Pelaksanaan PPKM Level 4

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4  dianggap sebagian pengusaha restoran bukanlah akhir dari segalanya. Untuk itulah diperlukan inovasi agar usaha kuliner tetap berjalan seperti yang dilakukan oleh salah satu pelaku usaha restoran di  Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Adapun inovasi yang dilakukan oleh restoran yang bernama Just Salmon adalah dengan menyediakan layanan makan di dalam mobil. “ Kami harus tetap memutar otak agar tamu kita bisa tetap makan dengan nyaman seperti makan di restoran tanpa melanggar protokol kesehatan. Nah, setelah memutar otak, kami menemukan ide untuk makan di dalam mobil. Alhamdulillah ide tersebut diminati oleh para pelanggan restoran kami, sehingga kami masih bisa tetap eksis hingga saat ini,” ucap Yanuar Chandra, Juru Masak di restoran Just Salmon.

Mengenai tata caranya, pelanggan masuk ke dalam restoran untuk memilih menu makanan. Setelah itu, mereka memberitahukan letak mobil lengkap dengan nomor plat.” Hal ini dilakukan agar tidak salah dalam memberikan menu pesanan,” jelas Yanuar.

Untuk kenyamanan, meja makan khusus di dalam mobil juga diberikan oleh pelayan restoran.” Dengan demikian, para pelanggan merasa seperti makan di dalam restoran,” jelas Yanuar.

Yanuar sendiri menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya dilakukan di Bandung saja, tetapi juga di terapkan di restoran Jakarta dan beberapa kota besar lainnya. Dengan adanya penerapan layanan makan di dalam mobil atau lebih dikenal dengan dine in car, aturan makan 20 menit yang ditetapkan pemerintah bisa teratasi.

“ Pelanggan merespon baik dengan hadirnya dine in car ini. Kami berharap hadirnya dine in car bisa menjadi solusi di tengah Perpanjangan PPKM level 4 ini,” kata Yanuar.

Sementara di Surabaya, para pelaku usaha menyiasati kebijakan makan ditempat 20 menit dengan menerapkan timer saat makan. Jika masih belum habis, maka dipersilahkan untuk membungkusnya untuk dibawa pulang.

“ Jika masih ingin menikmati makan ala restoran di rumah, kami pun menyediakan sewa kompor dan aksesoris lainnya untuk dibawa pulang. Syaratnya hanya menyertakan foto kopi KTP Saja,” ucap Firdaus salah satu pemilik  restoran di Surabaya.

Firdaus sendiri berharap kebijakan PPKM level 4 di Surabaya bisa berubah menjadi level 2 sehingga masyarakat bisa kembali menikmati hidangan di restoran tanpa dibatasi dengan waktu.(Hs.Foto,istimewa)

Related posts