Jakarta, Gpriority.co.id – Ajang FIFA Series 2026 akan menjadi reuni bagi pelatih Tim Nasional (Timnas) Bulgaria, Aleksandar Dimitrov dengan sepakbola tanah air. Dimitrov yang pernah menjadi bagian dari sepakbola tanah air memuji penampilan Timnas Indonesia saat ini.
FIFA Series 2026 yang dihelat di tanah air berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026 melibatkan tuan rumah Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon dan Saint Kitt Nevis. Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov memiliki kesan tersendiri terhadap sepakbola tanah air.
Dimitrov bukanlah sosok yang asing bagi sepakbola Indonesia. Ia pernah menjadi pemain dan asisten pelatih di Indonesia, termasuk membantu Ivan Kolev di Timnas Indonesia pada 2007. Sebagai pemain, pria berusia 49 tahun ini pernah memperkuat Persipura Jayapura sebagai pemain (2003–2005) dan menjadi asisten pelatih di klub yang sama (2006–2007).
Setelah kembali ke Eropa, Dimitrov menangani beberapa klub sebelum fokus di level junior Bulgaria, membangun reputasi sebagai pelatih dengan latar belakang metodologi modern. Pemilik lisensi kepelatihan UEFA Pro ini sempat menangani Timnas Bulgaria U‑21 selama tujuh tahun (2018–2025) sebelum dipromosikan ke tim senior.
Dimitrov yang masih bisa berbahasa Indonesia, membawa 27 pemain untuk proyeksi FIFA Series 2026 di Jakarta. Diantaranya penjaga gawang Dimitar Mitov (Aberdeen), Hristian Petrov (SC Heerenveen) bek, Ilia Gruev (Leeds United) gelandang, serta Georgi Rusev (CSKA 1948) penyerang.
Menanggapi Timnas Indonesia saat ini, Dimitrov memiliki kesan positif. Menurutnya, Tim Garuda kini punya tim yang lebih terorganisasi dan kompetitif dibanding zaman dulu. Timnas Indonesia, sebutnya, bukan lagi tim yang mudah diremehkan, karena gabungan antara pemain muda, naturalisasi, dan metode latihan modern membuat skuad lebih cepat, berani, dan punya mental yang lebih kompetitif.
Dimitrov menilai bahwa Indonesia sudah banyak berinvestasi dalam pembinaan dan struktur sepak bola nasional. Ia pun mengapresiasi langkah PSSI dan pemerintah menarik pelatih dan ahli asing. Dimitrov juga mengakui Indonesia memiliki kultur dan dukungan suporter yang sangat kuat, sehingga laga di Indonesia adalah pengalaman yang spesial dan penuh tekanan bagi lawan.
Foto : Jakarta, Gpriority.co.id – Ajang FIFA Series 2026 akan menjadi reuni bagi pelatih Tim Nasional (Timnas) Bulgaria, Aleksandar Dimitrov dengan sepakbola tanah air. Dimitrov yang pernah menjadi bagian dari sepakbola tanah air memuji penampilan Timnas Indonesia saat ini.
FIFA Series 2026 yang dihelat di tanah air berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026 melibatkan tuan rumah Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon dan Saint Kitt Nevis. Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov memiliki kesan tersendiri terhadap sepakbola tanah air.
Dimitrov bukanlah sosok yang asing bagi sepakbola Indonesia. Ia pernah menjadi pemain dan asisten pelatih di Indonesia, termasuk membantu Ivan Kolev di Timnas Indonesia pada 2007. Sebagai pemain, pria berusia 49 tahun ini pernah memperkuat Persipura Jayapura sebagai pemain (2003–2005) dan menjadi asisten pelatih di klub yang sama (2006–2007).
Setelah kembali ke Eropa, Dimitrov menangani beberapa klub sebelum fokus di level junior Bulgaria, membangun reputasi sebagai pelatih dengan latar belakang metodologi modern. Pemilik lisensi kepelatihan UEFA Pro ini sempat menangani Timnas Bulgaria U‑21 selama tujuh tahun (2018–2025) sebelum dipromosikan ke tim senior.
Dimitrov yang masih bisa berbahasa Indonesia, membawa 27 pemain untuk proyeksi FIFA Series 2026 di Jakarta. Diantaranya penjaga gawang Dimitar Mitov (Aberdeen), Hristian Petrov (SC Heerenveen) bek, Ilia Gruev (Leeds United) gelandang, serta Georgi Rusev (CSKA 1948) penyerang.
Menanggapi Timnas Indonesia saat ini, Dimitrov memiliki kesan positif. Menurutnya, Tim Garuda kini punya tim yang lebih terorganisasi dan kompetitif dibanding zaman dulu. Timnas Indonesia, sebutnya, bukan lagi tim yang mudah diremehkan, karena gabungan antara pemain muda, naturalisasi, dan metode latihan modern membuat skuad lebih cepat, berani, dan punya mental yang lebih kompetitif.
Dimitrov menilai bahwa Indonesia sudah banyak berinvestasi dalam pembinaan dan struktur sepak bola nasional. Ia pun mengapresiasi langkah PSSI dan pemerintah menarik pelatih dan ahli asing. Dimitrov juga mengakui Indonesia memiliki kultur dan dukungan suporter yang sangat kuat, sehingga laga di Indonesia adalah pengalaman yang spesial dan penuh tekanan bagi lawan.
Foto : alex.dimitrov1976 IG
