Manggarai Barat — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan darurat gempa berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) per Rabu (19/8) pukul 16.00 WIB. Jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 71 orang; penambahan satu korban tercatat di Kabupaten Nagekeo.
Terkait distribusi bantuan, BNPB mencatat total logistik yang terkirim pada periode 15–18 Agustus mencapai 398 ton. Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat, dengan jalur darat tetap menjadi opsi utama dari titik logistik menuju lokasi pengungsian. Pengiriman dilakukan bertahap menyesuaikan kondisi geografis dan akses jalan.
Pemerintah juga mengoptimalkan transportasi laut untuk menjangkau wilayah yang lebih luas. Pada Selasa (18/8), KRI Bung Hatta diberangkatkan dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai, membawa paket bantuan BNPB berupa sembako, tenda keluarga, tenda pengungsi, serta bantuan dari berbagai unsur masyarakat.
BNPB mencatat fokus utama saat ini adalah penanganan pengungsi, karena sebagian warga memilih tidak kembali ke rumah akibat kerusakan bangunan dan kekhawatiran gempa susulan. Hingga pemutakhiran data per Rabu (19/8) pukul 16.00 WIB, total pengungsi mencapai 59.647 orang, dengan jumlah pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai yaitu 20.333 jiwa.
Pemerintah daerah bersama BNPB memastikan pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian, termasuk makanan dan air bersih, tenda, matras dan selimut, layanan kesehatan, sanitasi, serta pemenuhan kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Karena pengungsi tersebar di banyak titik, pendataan dan distribusi bantuan dilakukan bertahap hingga menjangkau lokasi pengungsian mandiri. Daerah juga didorong memperkuat posko dan satuan tugas agar kebutuhan masyarakat dapat tercatat dan ditangani secara tepat sasaran.
Untuk mempercepat penanganan darurat, pemerintah mengerahkan sumber daya nasional termasuk TNI, Polri, dan unsur pentaheliks. Pengerahan ditujukan untuk mendukung mobilisasi personel, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta menjangkau wilayah dengan kendala akses. Pesawat dan kapal militer turut digunakan sebagai sarana transportasi udara dan laut.
BNPB menegaskan seluruh pengerahan sumber daya diarahkan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat terdampak dan memastikan dukungan akan terus diberikan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan hingga proses pemulihan.
BMKG melaporkan update gempa susulan gempa Flores M7,7 hingga Kamis (20/8) pukul 17.00 WIB: total gempa susulan 3.860 kejadian; magnitudo terbesar 6,2; magnitudo terkecil 1,1; terdapat 30 kejadian dengan magnitudo di atas 5; dan 116 kejadian susulan yang dirasakan masyarakat.
Foto : BNPB
