Serahkan Hercules Hasil Modernisasi, Menhan Ajak Bangun Kemandirian Pertahanan

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri penyerahan pesawat angkut C-130H A-1319 hasil modernisasi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) kepada Kementerian Pertahanan, di Bandara Soekarno‑Hatta, Tangerang, Rabu (19/8).

Acara dimulai dengan sambutan Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi, dilanjutkan penyerahan simbolis pesawat kepada Menhan yang didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta peninjauan langsung terhadap pesawat hasil modernisasi. Turut hadir pejabat Kementerian Pertahanan antara lain Sekretaris Jenderal, Kabaloghan, Karo TU dan Protokol, serta Karo Infohan Setjen Kemhan.

Direktur Utama GMF menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemhan memilih GMF untuk pelaksanaan modernisasi C-130H A-1319, yang menurutnya menjadi tonggak pengembangan kapabilitas industri nasional dalam mendukung kebutuhan pertahanan.

Hercules C-130H A-1319 merupakan pesawat pertama yang menjalani modifikasi besar di fasilitas GMF di luar fasilitas Lockheed Martin. Pekerjaan modernisasi meliputi penggantian Center Wing Box, Avionics Upgrade Program, dan Structural Integrity Program. Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan, kemampuan avionik, dan kesiapan operasional pesawat serta memperpanjang usia layanan pesawat sekitar 15–20 tahun.

Dalam keterangan pers usai peninjauan, Menhan Sjafrie menyatakan modernisasi ini merupakan langkah penting untuk membangun kemandirian pertahanan, khususnya kemampuan pemeliharaan alutsista TNI AU di dalam negeri. Ia menekankan penguatan kemampuan teknis dan sumber daya manusia melalui kolaborasi antara GMF, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), dan industri pertahanan nasional, sehingga proses pemeliharaan dan modernisasi dapat lebih banyak dilakukan secara domestik.

Sjafrie juga mengakui perlunya kerja sama internasional sebagai bagian dari penguatan kapasitas, namun menegaskan bahwa kemampuan teknis dan keahlian harus secara bertahap dikuasai di dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan luar negeri.

Penyerahan C-130H A-1319 diharapkan meningkatkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara sekaligus memperkuat peran industri pertahanan nasional dalam mendukung pemeliharaan dan modernisasi alutsista.

Foto : Kemhan