Penulis : Ponco | Editor : Dimas A Putra | Foto : Istimewa
Jakarta, GPriority.co.id – Sudah sebulan lebih Israel menginvasi Gaza, Palestina. Dalam kurun waktu itu sudah ribuan prajurit Israel Defense Force (IDF) dan ratusan kendaraan lapis bajanya dilumatkan pejuang pembebasan Palestina. Kunci sukses para pejuang itu ada pada roket anti tank 105mm bernama Yassin.
Jurnalis Israel Ariel Shimon yang dikeluarkan dari surat kabar Yedioth Ahronoth menuduh pemerintah Israel sengaja menyembunyikan informasi penting, termasuk jumlah sebenarnya korban jiwa dan kerugian peralatan sejak konflik hebat pecah di Gaza.
Menurut Shimon angka sebenarnya hampir tiga kali lebih tinggi dari yang diakui secara resmi, sehingga menunjukkan jumlah korban yang sangat mengejutkan, yakni lebih dari 250 tentara dan perwira yang buta total, dan lebih dari 500 kendaraan hancur total hingga 18 Desember 2023. Kendaraan tersebut terdiri dari kendaraan lapis baja, buldoser, hingga humvee. Termasuk Tank Merkava MK4 yang dikatakan laman Slash Gear berperingkat 6 tank terbaik di dunia.
Analisis Shimon tak jauh beda dengan Juru Bicara Hamas, Abu Ubaidah. Seperti dikutip Al Jazeera, Brigade al-Qassam bekerja sama dengan Saraya al-Quds – sayap militer Jihad Islam sudah menghancurkan 720 kendaraan lapis baja. Menariknya, cara pejuang pembebasan Palestina melumat personil IDF dan kendaraan lapis bajanya kebanyakan menggunakan roket anti tank berpeluru 105mm bernama Yassin. Dalam beberapa cuplikan video yang dirilis Hamas melalui Telegram terlihat para pejuang yang menggunakan pakaian kasual bahkan bersandal jepit meletakkan peluru 105mm Yassin di bagian turret tank Merkava atau ramp door/ pintu bagian belakang kendaraan pengangkut pasukan infanteri untuk kemudian ditambahkan tembakan roket anti tank 105mm Yassin. Ledakan dobel itu mampu menghancurkan lapisan pelindung kendaraan lapis baja IDF.
Peluru 105mm Yassin sendiri dibuat Hamas di bengkel senjata bawah tanahnya. Mereka memodifikasi RPG-7 yang notabene roket buatan Rusia. Dibalik pengembangan ini konon ada campur tangan Iran dan Korea Utara. Peluru 105mm bernama Yassin diambil dari pendiri Hamas Sheikh Ahmad Yassin.
Daya hancur roket 105mm Yassin disebut-sebut sangatlah tinggi. Dikutip dari Yemen Press Agency, Peluru 105/64 mm berbobot 4,5 kg yang ditembakkan dengan RPG memiliki jangkauan efektif 100 meter dan jangkauan destruktif 150 meter. Brigade Al-Qassam menunjukkan, bahwa hulu ledak ganda “Al-Yassin 105mm” berfungsi untuk melepaskan perisai dingin dan kemudian menembus besi baja dari mekanisme tersebut sejauh 60 cm dan menghancurkannya.
Pengembangan Yassin 105mm diketahui dilakukan sejak lama oleh Hamas setelah melewati berbagai pertempuran-pertempuran dengan IDF. Statemen Shimon maupun Abu Ubaidah terkait banyaknya IDF kehilangan personil dan kendaraan tentu bakal ditolak mentah-mentah oleh IDF. Namun jika dilihat kalahnya mesin propaganda Israel dewasa ini, bisa dikatakan Yassin 105mm simbol kemenangan dan game changer pejuang pembebasan Palestina.
