Kendari, GPriority.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menyetil sejumlah Aparatur Sipil Negara yang tak disiplin saat mengikuti Apel gabungan pada Senin (26/8).
Hal ini terlihat dari tingkat kehadiran pada apel gabungan masih rendah, hanya sekitar 50 persen.
“Ini tidak memberikan contoh yang baik kepada bawahan. Kita perlu disiplin dengan waktu, misalnya jika undangan acara pukul 08.00 WITA pagi, maka harus hadir sebelum jam tersebut,” tegas Asrun Lio dalam rilis resmi Pemprov Sultra.
Menurutnya, Pj. Gubernur Sultea Andap Budi sangat menekankan disiplin waktu dalam setiap kegiatan.
Selain itu, Asrun Lio juga menyampaikan agar setiap perangkat daerah memperhatikan rencana anggaran APBD tahun 2025.
Dia mengatakan, rencanakan kegiatan yang benar-benar sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing perangkat daerah.
Lalu, terkait dengan pendaftaran calon Gubernur/Wakil Gubernur serta calon Bupati/Walikota, Asrun mengingatkan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas.
“Kita sebagai ASN harus berpegang teguh pada aturan netralitas. Kita boleh mendengarkan calon, namun tidak boleh terlibat aktif. Hak politik dan suara tetap kita miliki, namun hanya boleh digunakan pada hari pemungutan suara yang telah ditentukan,” tuturnya.
Selanjutnya soal lowongan penerimaan ASN baru telah dimulai. Dia mengingatkan, BKD untuk selalu memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik melalui website maupun papan pengumuman di kantor-kantor.
Terakhir, Sekda menginformasikan bahwa Mess Pemda Sultra di Makassar akan segera diresmikan.
“Mess ini sudah mulai digunakan dan wajib bagi yang melakukan perjalanan dinas di Makassar untuk menginap di sana. Kondisi mess ini tidak kalah dengan hotel, dan Bappenda bersama BPKAD akan mengevaluasi pendapatan dari penggunaan mess ini,” jelasnya.
Foto: Pemprov Sultra
