Sergap Armada GSF, Israel Tangkap 13 Kapal dan 223 Aktivis

Gaza, Gpriority.co.id – Israel menyergap kapal-kapal yang tergabung dalam armada Global Sumud Flotila (GSF) dan menangkap para aktivisnya. Berikut adalah daftar kapal dan aktivis yang ditahan Israel.

Penyergapan armada GSF dilakukan Israel pada rabu malam (1/10) sekitar 130 km dari pantai Gaza. Kurang lebih 13 kapal disergap dan dikendalikan Israel, aktivis ditahan dan dibawa ke pelabuhan di Israel. Adapun sisa armada GSF berusaha meloloskan diri mencapai pantai Gaza.

Kapal Global Sumud Flotilla yang ditangkap Israel sekitar 13 kapal, termasuk kapal Alma (tempat Greta Thunberg), Sirius, dan Adara. Kapal lain seperti kapal Mikeno berhasil lolos menembus blokade. Total aktivis yang ditahan sekitar 223 orang dari berbagai negara.

Greta Thunberg adalah aktivis iklim asal Swedia yang ikut dalam Global Sumud Flotilla. Dia berada di kapal utama Alma yang membawa misi kemanusiaan ke Gaza, dan pada penyergapan oleh Israel, Greta serta aktivis lain ditahan tapi dikonfirmasi dalam kondisi aman dan sehat.

Bersama Greta di kapal Alma ada Thiago Ávila, aktivis Brasil yang jadi anggota steering committee Global Sumud Flotilla. Saat akan disergap Thiago tegas bilang misi mereka damai dan legal menurut hukum internasional, bawa bantuan pangan dan medis bagi warga Gaza yang kesulitan.

Sementara David Adler yang merupakan aktivis Yahudi Amerika yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) dan juga co-general coordinator dari Progressive International berada di kapal Ohwayla saat disergap Israel dan sedang ditahan bersama aktivis lain.

Aktivis GSF lainnya yang ditangkap adalah politisi Prancis Marie Mesmeur. Selain dia, Rima Hassan yang anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina juga ditangkap saat kapal mereka disergap. Keduanya mengecam tindakan Israel yang dianggap ilegal dan menahan ratusan aktivis secara sewenang-wenang.

Sedangkan Yasemin Acar, aktivis Jerman dan anggota steering committee Global Sumud Flotilla, saat ini dalam kondisi baik dan berada di tahap akhir misi mereka menuju Gaza. Muhammad Husein dari Indonesia yang ikut dalam GSF sebagai aktivis kemanusiaan di kapal observer Summertime-Jong, dikabarkan kapalnya menjauh dari kepungan Israel untuk menyelamatkan dokumentasi penting dan bukti kejahatan Israel, dan kondisinya dilaporkan baik oleh Kemlu. Kemlu Indonesia juga menegaskan tidak ada WNI yang ditangkap Israel dalam penyergapan GSF.

Selain Husein aktivis Indonesia yang ikut GSF terdapat Wanda Hamidah dan Chiki Fawzi. Total aktivis Indonesia berjumlah 30 orang. Mereka tergabung lewat Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) dan melibatkan jurnalis, relawan, serta influencer.

Foto : GSF