Jakarta, GPriority.co.id – Istilah crab mentality sedang ramai diperbincangkan saat ini. Semuanya bermula saat Ruangguru mengumumkan akan kembali menayangkan acara edukasi ‘Clash of Champions (CoC) Season 2’.
Acara edukasi ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus ternama seperti UI, UGM, UNAIR, ITB, UNAND, hingga IPB.
Alih-alih memberi dukungan, kolom komentar postingan Ruangguru justru banyak diisi oleh komentar negatif yang dapat diartikan sebagai bully-an terhadap salah satu peserta. Padahal, mereka memiliki bakat dan prestasi yang gemilang.
Sebenarnya hal serupa juga terjadi pada CoC Season 1. La;a itu salah satu peserta dihujat dengan komentar negatif dan sinis. Tak sedikit juga yang meremehkan prestasi atau latar belakang universitas peserta ajang tersebut.
Dari sisi psikologi, orang yang suka melontarkan komentar negatif ini disebut crab mentality.
Crab mentality merupakan perilaku seseorang yang berusaha menjatuhkan orang lain yang berada di atasnya. Dalam kata lain, menghalangi orang lain untuk maju.
Istilah tersebut ibarat kumpulan kepiting di dalam ember. Jika ada kepiting lain yang berhasil memanjat naik untuk keluar, kepiting lainnya akan mencapit agar kepiting tersebut tetap berada dalam ember.
Seseorang yang mempunyai crab mentality biasanya akan memiliki rasa percaya diri yang rendah serta putus asa. Sifat iri hatinya pun tinggi.
Kombinasi dari perasaan-persaan tersebut kemudian memunculkan sikap kompetitif di jalan yang negatif. Fenomena crab mentality juga terlihat pada postingan viral di TikTok. Seorang kreator video memberi sindiran terhadap orang yang berkuliah.
Ia menganggap jika orang yang berkuliah adalah pengangguran yang masih bisa bergaya. Fenomena ini juga dikaitkan dengan IQ rata-rata orang Indonesia yang dihimpun dari data World Population Review berada di peringkat terbawah di ASEAN, dengan skor 78,49.
Foto : Ilustrasi/Dok. Getty Images
