Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Buruk Ini Buat Rambut Rontok dan Lebih Cepat Beruban

Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Buruk Ini Buat Rambut Rontok dan Lebih Cepat Beruban/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Buruk Ini Buat Rambut Rontok dan Lebih Cepat Beruban/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Lebih dari 80 juta orang mengalami kerontokan rambut, menurut laporan dari NY Post.

Meski sebagian penyebabnya bersifat genetik dan sulit diatasi, namun terdapat kebiasaan buruk yang dianggap sepele dan jika tidak dihindari, bukan hanya menipis namun juga bisa mempercepat pertumbuhan uban.

Kebiasaan buruk yang memicunya ialah merokok setiap hari. Berbagai penelitian yang ada menunjukkan bukti kuat bahwa rutin merokok memicu alopecia androgenetik, istilah teknis untuk kerontokan rambut.

Menurut penelitian, merokok berlebihan dan dilakukan setiap hari, dapat membuat kebotakan lebih cepat karena rokok mengurangi aliran darah yang berfungsi penting untuk pertumbuhan rambut sehat.

Selain itu merokok juga dapat merusak DNA dan folikel rambut, sehingga menghambat pertumbuhan rambut di masa mendatang.

Merokok juga dapat meningkatkan kadar hormon, terutama hormon steroid seperti androgen. Salah satu jenis androgen, dihidrotestosteron, menyebabkan rambut rontok lebih cepat dari biasanya dengan menyusutkan folikel rambut dan memperpendek siklus pertumbuhan rambut.

Meskipun bagi perokok mengisap rokok dapat meredakan stress sesaat, namun kebiasaan ini juga dapat meningkatkan tanda-tanda penuaan, termasuk pada kulit kepala.

Dengan merokok, dapat menyebabkan stres oksidatif yang menyebabkan ketidakseimbangan antara radikal bebas (molekul tidak stabil) dan antioksidan dalam tubuh. Stres ini dapat menyebabkan peradangan pada folikel rambut, memperlambat pertumbuhan, dan bahkan menyebakan kematian sel dini.

Selain itu, rokok juga bisa membuat rambut yang tersisa menjadi berubah sebelum waktunya. Sebuah studi di tahun 2013 yang diterbitkan dalam Indian Dermatology Online Journal menemukan bahwa sekitar 50 persen orang yang merokok, lebih banyak beruban sebelum berusia 30 tahun.

Dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok, mereka yang memiliki kebiasaan merokok memiliki kemungkinan 2 kali lipat lebih besar untuk mengalami pertumbuhan lebih awal, bahkan mereka yang hanya merokok satu batang dalam setahun.

Kendati telah ada bukti kuat bahwa merokok dapat menyebabkan rambut rontok, namun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa berenti merokok secara total dapat menumbuhkan rambut kembali.

Faktanya, merokok bukan hanya menyebabkan kerontokan rambut dan pertumbuhan uban lebih cepat, namun juga menyebabkan risiko penyakit lain seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, hingga diabetes.