Jakarta, GPriority.co.id – Hal mengejutkan di tengah menuju proses konklaf atau pemilihan paus baru pengganti Paus Fransiskus yang tak lama lagi berlangsung. Kini, sosok calon pengganti Paus Fransiskus dijadikan taruhan lewat judi online.
Hal mengenaskan ini datang di tengah dunia yang masih berduka atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin Vatikan yang meninggalkan kekosongan besar dalam kepemimpinan Gereja Katolik. Kini sejumlah nama mulai disebut-sebut sebagai calon potensial pengganti Paus, dan akan menandai awal dari proses pemilihan pemimpin baru bagi umat Katolik sedunia.
Sayangnya, di tengah masa berkabung ini, muncul fenomena yang menuai kecaman, dimana sebuah situs judi online meluncurkan taruhan tentang siapa yang akan menjadi Paus selanjutnya. Hal ini mendapat banyak kecaman karena dianggap tidak pantas dan merusak nilai-nilai religius, karena dinilai memanfaatkan momen duka umat Katolik demi keuntungan komersial. Banyak pihak yang menilai praktik ini sebagai bentuk eksploitasi yang tak beretika.
Ada 4 nama kardinal teratas yang disebut dalam situs judi online tersebut. Diantaranya Pietro Paolin, Luis Antonio Tagle, Matteo Zuppi, serta Peter Turkson.
Pertemuan Kardinal untuk Konklaf Berlangsung Besok
Sebagai informasi, sekitar 135 kardinal diperkirakan akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut, yang akan diadakan di Kapel Sistina dan tertutup untuk umum selama periode ini.
Meskipun tidak ada tanggal pasti untuk penutupan konklaf, konklaf sebelumnya pada tahun 2005 dan 2013 berakhir hanya dalam waktu dua hari. Selama pemilihan, para kardinal pemilih diharuskan untuk menghindari semua komunikasi, termasuk surat dan panggilan telepon, kecuali benar-benar diperlukan.
Adapun untuk secara resmi memilih paus baru, setidaknya dua pertiga dari para kardinal yang memberikan suara harus menyetujui seorang kandidat. Tradisi ini menekankan kerahasiaan dan kesungguhan proses tersebut.
Foto : Dok. France 24
