Taylor Swift Derita Flu Perut, Kenali Gejala dan Cara Meredakannya

Taylor Swift Derita Flu Perut, Kenali Gejala dan Cara Meredakannya/Foto : Dok. Instagram @taylorswift Taylor Swift Derita Flu Perut, Kenali Gejala dan Cara Meredakannya/Foto : Dok. Instagram @taylorswift

Jakarta, GPriority.co.id – Sebagai penyanyi top dunia, Taylor Swift memiliki jadwal tur yang padat hingga tak punya banyak waktu untuk beristirahat. Terlebih belakangan ini ia menjalankan tur musiknya, Eras Tour, selama 18 bulan lamanya.

Dalam wawancara bersama Stephen Colbert di acara “The Late Show” yang tayang pada Rabu (10/12) lalu, Swift menceritakan pengalamannya saat ia harus tetap tampil menghibur jutaan fansnya, walaupun menderita penyakit serius.

Dilansir dari laporan NY Post, selama 149 pertunjukan Eras Tour, Swift menderita flu perut berkali-kali. Tak terhitung ia harus menahan mual dan demam. Ia pun menyembunyikannya dengan tetap tersenyum di hadapan para penggemarnya.

“Tujuan saya (tersenyum) adalah jangan pernah biarkan mereka tahun bahwa saya terkena flu perut,” ungkap Swift.

Kendati ia tak secara spesifik menyebutkan metode apa yang dijalankan untuk meringankan gejalanya, namun para ahli mengungkapkan metode sederhana untuk mengatasinya.

Cukup dengan meletakkan kapas yang direndam dalam alkohol isopropil di bawah hidung, metode ini dapat mengatasi mual dan mencegah muntah. Kapas tersebut harus diletakkan 1 hingga 2 sentimeter di bawah lubang hidung, dan penderitanya harus menghirup dalam-dalam dan sesering yang diperlukan, untuk meredakan mual.

Jika merasa mual dan ingin muntah, penderitanya juga bisa menghirup cairan pembersih tangan berbahan dasar isopropanol. Peneliti menemukan, setelah pasien di UGD menghirup isopropil alkohol, terdapat penurunan skor mual dari 50-100 menjadi 20, dibandingkan dengan mereka yang meminum obat anti-mual dan hanya mengalami penurunan menjadi 40.

Sampai saat ini, Swift belum mengungkapkan apakah dirinya mengandalkan trik mengirup isopropanol atau obat lain selama menjalankan tur musiknya. Namun ia menyebut, dengan menggunakan pakaian mewahnya saat tur, cukup membantunya mengatasi rasa sakit.

“Saya terus menerus merasakan sakit fisik yang hebat. Tetapi ketika saya mengenakan itu (bodysuit Versace bertabur permata), saya langsung berpikir, ‘Tidak. ini berhasil. Saya bisa melakukannya’,” kenang Swift.

Swift mengungkapkan, dirinya juga melakukan persiapan fisik untuk Eras Tour beberapa bulan sebelum pertunjukan dimulai. Mulai dari berlari di atas treadmill, latihan kekuatan, hingga penguatan otot inti yang dilakukannya selama dua jam setiap hari, enam hari dalam seminggu.

Menurut pelatihnya, Kirk Myers, latihan fisik tersebut cukup ekstrem bagi Swift.

“(Latihan fisik) ini sangat sulit. Beberapa orang mungkin akan muntah atau harus berbaring di lantai jika mereka berlatih seperti dia,” ujar Myers.