Tedros: Mari Bersama-sama Mencegah Tragedi Ini

Jakart,gpriority-Kepala Badan Kesehatan Dunia/ WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa pandemi virus korona masih belum akan berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan ketika sejumlah negara sebenarnya tengah memperlonggar kebijakan lockdown terkait pandemi corona covid-19.

“Percayalah kepada kami. Masa terburuk masih ada di depan kita,” kata Tedros. “Mari bersama-sama mencegah tragedi ini. Covid-19 ini adalah virus yang masih belum dapat dipahami sepenuhnya,” ungkap dia, dilansir Voice of America, Selasa, (21/4).

Dalam konferensi pers di Jenewa baru-baru ini, Tedros membandingkan wabah virus corona yang sudah menjangkiti hampir 2,5 juta orang dan membunuh lebih dari 170 ribu lainnya dengan Flu Spanyol tahun 1918 yang membuat lebih dari 100 juta orang meninggal.

Ia mengatakan bahwa hal mengerikan seperti itu tidak perlu terjadi. “Kini kita punya teknologi, kita dapat mencegah bencana ini. Kita dapat mencegah krisis ini,”ucap Tedros.

Tederos juga membela WHO terhadap tuduhan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa badan itu gagal memberikan informasi yang cukup dan transparan tentang covid-19, ketika pertama kali merebak di tiongkok desember lalu di mana telah menangguhkan anggaran Amerika bagi WHO. Amerika merupakan donatur tunggal terbesar bagi badan kesehatan itu.

” Tidak ada rahasia di WHO karena menjadikan hal-hal ini sebagai rahasia tertutup merupakan hal yang bahaya. Ini isu kesehatan,” tegas Tedros.

Sementara itu 3 gubernur di negara bagian Georgia mengumunkan rencana mereka untuk memperlunak kebijakan lockdown dan mengizinkan sebagian bisnis beroperasi kembali. Gubernur negara bagian Georgia mengatakan, tempat pertandingan bowling, kios untuk membuat tatto, salon rambut dan toko-toko kecantikan boleh kembali beroperasi hari Jumat ini sementara restaurant dan bioskop dapat memulai bisnis mereka kembali minggu depan.(#)

Related posts