Seoul, GPriority.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Seoul, Republik Korea, pada Selasa (31/3) untuk memulai rangkaian kunjungan kenegaraan yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.
Kedatangan Presiden Prabowo menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk ekonomi, investasi, dan teknologi.
Setibanya di Seoul, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh jajaran pejabat pemerintah Korea Selatan serta perwakilan Indonesia di negara tersebut. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat posisi di kawasan Asia Timur dan global.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hubungan Indonesia dan Korea Selatan yang terus berkembang. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kemitraan strategis kedua negara.
Selain penyambutan resmi, suasana haru dan bangga juga terasa dari masyarakat Indonesia yang tinggal di Korea Selatan. Kehadiran Presiden Prabowo disambut hangat oleh diaspora Indonesia di Seoul yang antusias menyambut kedatangan kepala negara.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat semangat saudara-saudara sekalian. Ini menunjukkan bahwa rasa cinta kepada Tanah Air tetap kuat di mana pun berada,” ujar Prabowo dalam sambutannya, dikutip dari laman Sekretariat Presiden RI.
Ia juga menekankan pentingnya peran diaspora dalam memperkuat hubungan antarnegara. Menurutnya, warga Indonesia di luar negeri adalah duta bangsa yang berkontribusi dalam memperkenalkan Indonesia di kancah internasional.
“Saudara-saudara adalah bagian penting dari kekuatan bangsa Indonesia. Kalian adalah wajah Indonesia di luar negeri,” ujar Presiden Prabowo.
Kunjungan kenegaraan ini juga dijadwalkan mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, yang akan membahas berbagai isu strategis, termasuk peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, industri, hingga pertahanan.
Berdasarkan agenda resmi, pertemuan tersebut juga akan diikuti dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen konkret kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan kerja sama di bidang teknologi dan industri masa depan. Korea Selatan dikenal sebagai salah satu mitra penting Indonesia dalam pengembangan industri, termasuk kendaraan listrik dan transformasi digital.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan diaspora Indonesia mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan Presiden. Kehadiran Presiden dinilai memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat Indonesia yang tinggal dan bekerja di Korea Selatan.
Kunjungan ini tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan rakyat Indonesia di luar negeri. Interaksi langsung Presiden dengan diaspora mencerminkan komitmen pemerintah dalam merangkul seluruh elemen bangsa, tanpa batas geografis.
Seoul sebagai pusat kegiatan kunjungan juga memiliki peran strategis dalam hubungan bilateral Indonesia dan Korea Selatan. Keberadaan perwakilan diplomatik Indonesia di kota tersebut turut menjadi penghubung utama dalam berbagai kerja sama kedua negara.
Melalui kunjungan ini, Presiden Prabowo diharapkan dapat membuka peluang baru dalam kerja sama ekonomi dan investasi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Korea Selatan di kawasan Asia.
Dengan sambutan hangat dari pemerintah Korea Selatan dan diaspora Indonesia, kunjungan Presiden Prabowo ke Seoul menjadi awal yang kuat dalam mempererat hubungan kedua negara menuju kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan.
