Tindak Tegas Pesepeda yang Menggunakan Lajur Kanan

Jakarta,Gpriority-Menyikapi banyaknya pesepeda yang keluar dari jalur yang telah disediakan dan menggunakan lajur kanan di jalur umum hingga menutup sebagian jalan membuat Polda Metro Jaya seperti dituturkan Direktur Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo dikutip dari republika, Minggu (30/5/2021) berencana akan melakukan tindakan tegas berupa penilangan.

“ Adapun sanksi untuk pesepeda ini telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 299 UU LLAJ dan 122 UU LLAJ ,” katanya.

Pasal 299 UU LLAJ itu berbunyi, Setiap orang yang mengendarai kendaraan tidak bermotor yang dengan sengaja berpegang pada kendaraan bermotor untuk ditarik, menarik benda-benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan/atau menggunakan jalur jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a, huruf b, atau huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100 ribu.

Kemudian Pasal 122 UU LLAJ berbunyi Pengendara Kendaraan Tidak Bermotor dilarang: a. dengan sengaja membiarkan kendaraannya ditarik oleh Kendaraan Bermotor dengan kecepatan yang dapat membahayakan keselamatan; b. mengangkut atau menarik benda yang dapat merintangi atau membahayakan Pengguna Jalan lain; dan/atau menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor jika telah disediakan jalur jalan khusus bagi Kendaraan Tidak Bermotor.

“ Berdasarkan pasal tersebut, maka Ditlantas akan menerapkan tilang sebesar Rp.100 ribu kepada pesepeda atau pidana kurungan paling lama 15 hari,” tutup Sambodo.(Hs)

 

Related posts