Tingkatkan Rasa Nasionalisme Lewat Budaya Berkebaya

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemenparekraf

Jakarta, Gpriority.co.id— Istana Berkebaya menjadi salah satu side events agenda perayaan Hari Raya Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-78, di mana event ini dapat meningkatkan nasionalisme melalui budaya berkebaya yang dapat dijaga kelestariannya.

“Dengan kehadiran Istana Berkebaya ini, saya harap nasionalisme masyarakat Indonesia khususnya anak-anak muda dapat ditingkatkan. Sehingga budaya berkebaya tidak hanya digunakan di acara tertentu, tapi juga dalam kegiatan sehari-hari,” ungkap Wamenparekraf Angela Tanoesoedbjo, Minggu (6/8), kemarin.

Wamenparekraf itu juga tampil menawan dan Anggun ketika berjalan di catwalk sepanjang 200 meter bersama sejumlah Menteri dan Wakil Menteri.

Dari acara catwalk, mereka kompak mengenakan busana kebaya encim Betawi asal Jakarta berwarna putih dengan motif bunga. Wamenparekraf mempercantik gaya busananya dengan obi belt atau ikat pinggang kain berwarna merah.

“Semoga seluruh kemeriahan side events tahun ini dapat membangkitkan semangat kebangsaan, serta kebanggaan terhadap tradisi budaya Indonesia,” ujar Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.

Istana Berkebaya ini terlaksana berkat sinergi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kementerian Sekretariat Negara RI. Acara itu menghadirkan peragaan busana kebaya yang berlangsung di area luar depan Istana Merdeka.

Peragaan busana kali ini sangat istimewa karena melibatkan 401 wanita-wanita inspiratif dari berbagai kalangan. Selain para Menteri dan Wakil Menteri perempuan, hadir juga peragawati None Jakarta, Organisasi Aksi Solidaritas era Kabinat Indonesia Maju, Duta Besar Wanita, Istri Duta Besar, Perwakilan Kedutaan Besar Negara Sahabat, ASN Wanita, para aktirs dan penyanyi, hingga para remaja perempuan.

Selain itu, Istana Berkebaya juga turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni tari, pertunjukan musik, panggung budaya, dan area pameran UMKM.