Peringati Hari Noken, Titus Pekei: Bahan Baku Noken Terancam Proyek Pangan Raksasa

Peringati Hari Noken, Titus Pekei : Bahan Baku Noken Terancam Proyek Pangan Raksasa Peringati Hari Noken, Titus Pekei : Bahan Baku Noken Terancam Proyek Pangan Raksasa

Jayapura, GPriority.co.id – Hari ini, dunia memperingati noken Papua sebagai warisan Budaya tak benda ke-12 tahun. Dibalik peringatan hari noken, sosok pengagas noken sebagai warisan dunia angkat bicara soal kelestarian bahan baku noken yang kini terancam oleh proyek pangan raksasa.

Ancaman serius ini menurut Titus Pekei, tidak menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah serta Pemerintah Pusat.

“Noken adalah wadah kehidupan yang terdaftar di UNESCO, noken membutuhkan perlindungan mendesak untuk di selamatkan, bahan baku pembuatan noken terancam hilang akibat dari proyek pangan raksasa yang sebentar lagi mengunduli hutan-hutan Papua,” terangnya.

“noken merupakan simbol identitas, kearifan, dan kemandirian masyarakat adat dan budaya Papua,” sambung Titus saat dihubungi, pada Rabu (4/11)

Terlepas dari hal tersebut, Tahun ini, peringatan hari noken ke-12, mengangkat tema “Masyarakat Noken Papua Kembali ke Kearifan Lokal”.

“Tema ini menyapa komunitas budaya dunia, masyarakat adat budaya Papua terutama generasi muda penerus, untuk kembali menghormati, menghargai dan melestarikan kearifan lokal yang terkandung dalam noken,” jelasnya.

lebih lanjut Titus menjelaskan, noken adalah wadah multifungsi yang memenuhi beragam kebutuhan hidup masyarakat Papua, dari membawa barang hingga simbol status sosial.

Kearifan lokal ini, tercermin dalam teknik pembuatan noken anyaman tangan dan noken sulaman tangan masyarakat Papua dengan pemanfaatan bahan alami berasal dari bahan alam hutan hujan tropis, serta nilai-nilai sosial budaya yang diwariskan turun temurun sejak penciptaan sampai sekarang.

“Untuk itu saya berharap agar generasi muda dapat meneruskan tradisi dan nilai-nilai kearifan lokal dengan tetap menjaga hutan sebagai bahan baku noken,” tutupnya.