Trump Ejek Sekutu dan Rivalnya Lewat Kartun Doktrin Donroe

Sketsa Nicolas Maduro di ruang sidang (kiri) dan sketsa kartun Doktrin Donroe Donald Trump (kanan)/Foto : Dok. AFP dan X Sketsa Nicolas Maduro di ruang sidang (kiri) dan sketsa kartun Doktrin Donroe Donald Trump (kanan)/Foto : Dok. AFP dan X

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Setelah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Sabtu (3/1) lalu, kini Presiden AS (Amerika Serikat) Donald Trump mengejek sekutu dan rivalnya lewat kartun ‘Doktrin Donroe’.

DIlansir dari AFP News, kartun Doktrin Donroe menunjukkan Trump yang memegang tongkat baseball dan menginjak-injak sekutu globalnya. Trump yang digambarkan menggunakan setelan jas berwarna gelap dan dasi merah khasnya, digambarkan dengan satu kaki menapak di Amerika Selatan, benua tempat Venezuela berada.

Sementara itu, kaki lainnya terlihat terentang untuk menginjak Kanada dan Alaska di Amerika Utara. Terlebih lagi, dalam kartun tersebut Trump melakukan hal tersebut sambil memegang tongkat baseball di tangan kirinya yang bertuliskan “Doktrin Donroe”, sebuah plesetan dari “Doktrin Monroe”.

Kartun provokatif tersebut merupakan langkah Trump untuk pamer kekuatan terbaru pemerintahannya, sekaligus menunjukkan kehebatannya. Setelah penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya, CIlian Flores, di Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Kabinet Trump telah merilis serangkaian gambar dan klip dengan tema tersebut.

“Ini adalah Belahan Bumi KITA, dan Presiden Trump tidak akan membiarkan keamanan kita terancam,” tulis salah satu unggahan Departemen Luar Negeri Marco Rubio.

Sementara itu dalam unggahan lainnya yang diunggah oleh Katie Miller, istri dari Wakil Kepala Staf Trump, Stephan Miller, terdapat gambar Greenland yang dicat dengan warna Amerika Serikat, dengan keterangan satu kata “SEGERA”.

Apa Itu Doktrin Donroe?

‘Doktrin Donroe’ adalah permainan kata-kata Trump terhadap Doktrin Monroe, deklarasi tahun 1823 oleh Presiden AS kelima, James Monroe, yang menegaskan dominasi di Belahan Barat. Sebagai gagasan inti di balik kebijakan luar negeri Amerika selama berabad-abad, kebijakan luar negeri AS menyatakan bahwa Eropa harus menajuh dari Amerika. Sebagai gantinya, AS akan menjauh dari Eropa.

Namun saat ini, Trump telah membubuhkan namanya pada prinsip kebijakan tersebut.

Doktrin Monroe adalah hal yang penting, tetapi kita telah jauh melampauinya, jauh sekali. Sekarang mereka menyebutnya dokumen Donroe. Dominasi Amerika di Belahan Barat tidak akan pernah dipertanyakan lagi,” tegas Trump sebagaimana dikutip dari WIO News pada Rabu (7/1).