Udang Selingkuh dari Wamena Papua

Papua terkenal akan keindahan dan sumber daya alamnya yang kaya. Tak hanya itu saja, kuliner dari daerah Papua juga sangat menarik dan menggugah selera, salah satunya “Udang Selingkuh”.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenalkan udang selingkuh yang berasal dari Kota Wamena ini melalui akun instagram @kkpgoid, Selasa (07/09/2021).

“Mimin mau ngenalin biota laut dari Papua, namanya udang selingkuh. Siapa yang sudah pernah coba? Udang dari Wamena ini memiliki rasa yang lezat dan ternyata jika kita mengonsumsi makanan ini bermanfaat untuk tubuh loh. Cukup udang aja ya yang selingkuh, kamu jangan,” tulisnya.

Nama unik dari udang selingkuh ini merupakan pemberian dari warga lokal karena capit udang yang mirip dengan kepiting. Alhasil mereka menyimpulkan bahwa hewan ini hasil perselingkuhan antara udang dan kepiting.

Ukuran capit dari udang selingkuh juga cukup besar, dan termasuk kedalam jenis lobster air tawar yang termasuk golongan crayfish atau udang karang yang memiliki habitat asli di Sungai Baliem.

Tektur pada dagingnya juga mirip seperti lobster, padat, lembut, berserat, dan ada sedikit rasa manis. Seluruh bagian tubuh pada udang selingkuh juga dapat dimakan kecuali bagian kepala.

Udang selingkuh dapat dimasak dengan digoreng ataupun direbus. Biasanya, udang ini disajikan dengan bumbu saus tiram, saus mentega, maupun saus padang. Sebagai pelengkap juga ditambahkan, sayur kangkung atau bunga pepaya yang menjadikan hdangan Udang Selingkuh menjadi lebih spesial.

Selain rasanya yang lezat, udang selingkuh ini juga mengandung gizi yang tinggi, seperti kalsium, protein, mineral berupa selenium, fosfor, magnesium, sodium, dan zinc. Kandungan kalori pada udang ini juga sangat rendah sekitar 106 kalori/100gr daging udang segar, sehingga cukup aman bagi program diet. (Dwi.foto.dok Istimewa)

Related posts