Update Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny: 118 Orang Ditemukan, 58 Masih Dicari

Jakarta, GPriority.co.id – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur masih dilakukan.

Per Sabtu (4/10) pukul 14.00 WIB data sementara korban yang berhasil ditemukan menunjukkan total 118 orang telah dievakuasi.

Adapun menurut data tersebut, korban yang ditemukan 1 orang, luka ringan 76 orang, luka berat 27 orang, meninggal dunia 14 orang, dan korban tanpa perlu perawatan medis 1 orang.

Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto S.IK., M.H mengatakan pihaknya telah melakukan penyelamatan (SAR) dengan melibatkan unit K-9 di lokasi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya intensif pencarian korban yang tertimbun reruntuhan sejak insiden tragis beberapa hari lalu. Asistensi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan proses evakuasi berjalan efektif dan efisien, khususnya dalam mendeteksi dan mengevakuasi korban yang masih tertimbun,” tuturnya dalam rilis resminya.

Tory menjelaskan, fokus utama pencarian ini adalah pengangkatan puing dan koordinasi lapangan. Selanjutnya, pihaknya juga melakukan pengecekan dan pemberian instruksi teknis.

“Dirpolsatwa memberikan instruksi kepada Operator Ekskavator dari PUPR Kota Sidoarjo agar proses pengangkatan puing reruntuhan ke truk pengangkut dilakukan secara terarah. Hal ini penting untuk membuka akses dan mempermudah tim SAR menemukan korban,” kata dia.

Kemudian, sinergi tim evakuasi. Proses evakuasi melibatkan koordinasi kuat antara Tim SAR Ditsamapta Polda Jawa Timur, Personel Koramil 0816/03 Buduran, dan Tim Basarnas Provinsi Jawa Timur.

“Meskipun upaya maksimal telah dikerahkan, masih terdapat total 58 orang korban yang dalam proses pencarian. Tim SAR K-9 dari Dirpolsatwa Baharkam Polri terus berupaya maksimal bersama seluruh elemen yang terlibat untuk menemukan seluruh korban yang masih hilang,” ucapnya.