Israel Cegat Armada Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, DPR RI Desak PBB Bertindak

Salah satu kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina/Foto Instagram Wanda Hamidah Salah satu kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina/Foto Instagram Wanda Hamidah

Jakarta, GPriority.co.id – Israel mencegat armada Sumud Global Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, pada Kamis (2/10/2025) dini hari waktu setempat. Insiden terjadi sekitar 120 kilometer dari pantai Gaza.

Mengutip laporan Agence France-Presse (AFP), armada tersebut terdiri dari sedikitnya 45 kapal yang mengangkut sekitar 500 relawan dari berbagai negara. Para relawan tersebut merupakan anggota parlemen, pengacara, aktivis, hingga tokoh penting dunia, termasuk Mandla Mandela, cucu Nelson Mandela, serta sejumlah legislator Eropa.

Menanggapi insiden tersebut, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan Israel yang mencegat dan menghalangi perjalanan armada bantuan kemanusiaan Sumud Global Flotilla menuju Gaza.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera mengatakan tindakan Israel tersebut telah melanggar hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.

“BKSAP DPR RI mengecam keras tindakan Israel yang menghadang kapal-kapal kemanusiaan. Ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan” tegas Mardani dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/10).

Anggota DPR RI Komisi II F-PKS ini lantas mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dewan Keamanan PBB, serta organisasi internasional lainnya untuk segera mengambil langkah tegas terhadap Israel agar akses bantuan kemanusiaan ke Gaza tidak lagi dihalangi.

Selain itu, Mardani  juga mengapresiasi gerakan Flotilla dan berbagai inisiatif masyarakat serta kekuatan sipil internasional yang berani menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

“Gerakan Flotilla adalah bukti nyata bahwa solidaritas masyarakat sipil lintas negara tidak bisa dibungkam. Kami memberikan apresiasi tinggi bagi relawan, tokoh, dan berbagai elemen masyarakat yang dengan keberanian dan ketulusan hati ikut serta dalam misi kemanusiaan ini,” ujar Mardani.

Pewarta : Fifi Abdurahman