UPPL Jaksel Sinergitas Berantas Pungli Pada Perizinan Bangunan

Jakarta,gpriority – Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan rapat koordinasi dalam rangka meningkatkan sinergitas di masing-masing unit dalam rangka bersih-bersih dari pungutan liar pada sektor perizinan bangunan.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut digelar di ruang Rapat Kantor Inspektur Pembantu lantai 9, Kantor Walikota Kota Jakarta Selatan, Selasa (25/5).

Kepala Inspektur Pembantu Kota Administrasi Jakarta Selatan yang juga sebagai Wakil Ketua I UPPL Jakarta Selatan Santoso Teguh iman Pratiknyo mengatakan, rapat koordinasi ini digelar untuk meningkatkan sinergitas dalam memberantas pungutan liar (pungli) di wilayah Jakarta Selatan.

Pada rapat kali ini, para peserta rapat yang dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek dari 10 Kecamatan di Jakarta Selatan dan juga Suku Dinas Cipta Karya Tata ruang dan Pertanahan (Sudin CKRTP) membahas mengenai potensi pungutan liar dalam perizinan bangunan pada pelanggaran penyelenggaraan bangunan gedung.

Diungkapkan Teguh, pada pemberantasan pungli ini berdasarkan UU nomor 8 tahun 1981 tentang KUHP dan juga peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 128 tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

“Kita membahas pengawasan perizinan bangunan, kita menggandeng kepolisian, karena polisi lah yang punya jejaring di tingkat Kelurahan, polisi kan punya Binmas, akhirnya kita kolaborasikan dan sinergikan dengan Sudin CKTRP,” tuturnya.

Diharapkan Teguh, rapat koordinasi dan sinergitas ini dapat mencegah praktik pungli di perizinan bangunan ini di Jakarta Selatan.

Ditegaskan Teguh, pihaknya keras menolak praktik pungli baik di segala sektor terlebih pada perizinan bangunan.

“Tim Sapu Bersih (SABER) Pungli tegas menolak pungli, kami juga membuka pengaduan masyarakat bagi yang melihat praktik pungli agar melaporkan kepada kami,” tutupnya.(GP Tika)

 

Related posts