Penulis : Nindya Farhah Azzahrah | Editor : Dimas A Putra | Foto : Nindya Farhah Azzahrah
Jakarta, GPriority.co.id – Vaksinasi Covid-19 mulai berbayar per 1 Januari 2024, menurut penuturan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Rusptawati pada Rabu, (27/12) bertempat di Balai Kota DKI Jakarta.
“Betul. Sesudah tanggal 31 Desember, vaksin (Covid-19) akan berbayar,” kata Ani.
Dirinya menambahkan, bahwa sampai saat ini belum ada penetapan soal biaya vaksin yang akan mulai berbayar di tahun depan. Menurutnya, soal vaksin berbayar akan terdapat regulasi kedepannya, dan akan ada mekanisme seperti pelayanan lainnya.
“Belum ada (harga vaksin Covid-19). Mungkin nanti akan dilepas ke mekanisme seperti pelayanan biasa. Bukan vaksin program. Sekarang kan ada vaksin program yang tidak berbayar. Ada juga vaksin-vaksin yang bukan vaksin program. Nanti kita tunggu regulasi dari Menteri Kesehatan kedepannya,” tuturnya.
Mengenai dosis vaksin, Ani mengatakan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta menganjurkan agar masyarakat melakukan booster vaksin sampai dengan dosis kelima.
“Sekarang (anjuran vaksin) dosis kelima. Tetapi yang terpenting, mau booster yang keberapapun, perhatikan jarak dengan vaksin sebelumnya. Minimal 6 bulan sudah boleh divaksin kembali,” kata Ani.
Terkait vaksin berbayar, Ani mengungkapkan bahwa setelah tanggal 31 Desember semuanya sudah resmi berbayar, kecuali kelompok orang tertentu yang memang di gratiskan dari pemerintah.
“Sesudah itu (tanggal 31 Desember 2023) berbayar. Jadi vaksin Covid berbayar. Kecuali untuk kelompok-kelompok tertentu yang diberikan gratis. Misalnya saja kelompok dengan gangguan imunosopresan, lalu kemudian lansia, dan kelompok-kelompok lain yang masih diberikan kebebasan,” tambahnya.
Untuk ketersediaan vaksin Covid-19 sendiri, Ani mengatakan bahwa pemerintah sudah siap sedia menyediakan stok vaksin untuk masyarakat.
“Sampai sekarang cukup (stok ketersediaan vaksin). Intinya kita beraktifitas saja seperti biasa, tidak perlu dijadikan sebagai sesuatu yang menakutkan. Yang penting adalah kita tetap waspada menjaga kesehatan,” ujar Ani.
