Viral! Belanda Anggap Indonesia Bagian Dari Bangsa Barat

Viral! Belanda Anggap Indonesia Bagian Dari Bangsa Barat Viral! Belanda Anggap Indonesia Bagian Dari Bangsa Barat

Jakarta, GPriority.co.id – Viral unggahan di platform X yang dicuitkan oleh akun @C101SHDARK. Akun X tersebut menampilkan peta dunia buatan Belanda yang membagi bangsa Barat dan Timur.

Mengejutkannya, ternyata selama ini Belanda memasukan Indonesia ke dalam kategori bangsa Barat. Padahal, secara tradisional, Indonesia merupakan bagian dari bangsa Timur karena faktor budaya, agama mayoritas, genetik, dan suku.

Kendati demikian, dalam peta buatan Belanda tersebut, Indonesia disandingkan dengan negara-negara seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Australia, yang umumnya memiliki ras Kaukasia, juga budaya liberal, dan postur tubuh yang lebih tinggi.

Foto : X

Adapun alasan Belanda menganggap Indonesia sebagai bangsa Barat kemungkinan berkaitan dengan sejarah kolonial. Selain itu, Belanda memandang Indonesia sebagai bagian dari dunia Barat juga karena pengaruh dan kontrol kolonial mereka yang kuat.

Disamping itu, kemungkinan Belanda menganggap Indonesia sebagai bagian dari dunia Barat terjadi karena integrasi ekonomi dan politik yang terjadi selama masa kolonial. Dilihat dari sejarah, kala itu Indonesia menjadi bagian penting dari jaringan perdagangan global yang didominasi oleh negara-negara Barat.

Kuatnya Identitas Indonesia Sebagai Bangsa Timur

Sebagai bangsa timur, masyarakat Indonesia dikenal dengan sikap gotong royong, ramah tamah, dan rasa hormat terhadap orang tua serta pemimpin. Nilai-nilai seperti sopan santun, kebersamaan, dan kekeluargaan sangat dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Indonesia juga kaya akan budaya dan tradisi, serta terus berperan aktif dalam diplomasi budaya di tingkat global. Sebut saja seperti batik, wayang, dan gamelan yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, hingga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kaya akan peradaban dan seni.

Sebagai bangsa timur, Indonesia juga memiliki identitas yang kuat dan berharga. Keberagaman budaya, nilai-nilai luhur, serta kearifan lokal yang dimiliki harus terus dijaga dan dilestarikan agar tetap menjadi kebanggaan bagi generasi mendatang.

Editor: Novita Intan

Foto : Ilustrasi/Shutterstock