WTP Ke-7 Jadi Kado Manis Syah di Hut ke-17 Pohuwato

Berdasarkan hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun anggaran 2019, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan bahwa Kabupaten Pohuwato berhak meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

WTP diserahkan langsung oleh Kepala BPK Gorontalo, Rahmadi kepada Bupati, H.Syarif Mbuinga,S.Pd.I.,S.E.,M.M. di kantor Perwakilan BPK Gorontalo pada Jum’at (5/6/2020). Syarif Mbuinga pun mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat rahmat-Nya, Pohuwato kembali meraih WTP untuk yang ke-7 kalinya secara berturut-turut.
Beliau juga mengatakan bahwa WTP ini menjadi bukti dari komitmen Pemerintah Daerah (eksekutif dan legislatif) dalam mengelola keuangan daerah .

Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi,S.Pd,M.Si ikut senang dengan keberhasilan Pohuwato meraih WTP yang ke-7. Menurut Nasir, WTP menjadi kado manis yang diberikan pasangan SYAH (Syarif Mbuinga-Amin Haras) bagi Kabupaten Pohuwato yang telah melaksanakan Hari Ulang Tahunnya (HUT) ke-17 pada Mei lalu.

Nasir juga mengatakan, mengelola keuangan itu tidaklah mudah. Sehingga dibutuhkan strategi.” Saya kira, SYAH telah memiliki strateginya,” jelas Nasir.
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang)  Irfan  Saleh, S.Pt,M.Si  membenarkan ucapan Nasir.” Ya benar, sebagai leadership, Bupati Syarif Mbuinga selalu memberikan arahan mengenai langkah dan strategi yang harus diambil untuk mempertahankan WTP di tahun 2019,” ucap Irfan Saleh yang dihubungi melalui Whats App pada Senin (6/7/2020).

Adapun langkah dan strategi yang dimaksud adalah, pertama peningkatan kapasitas dan peran SPIP. Kedua, peningkatan SDM Pengelola Keuangan.Ketiga, terus mengupdate sistem tata kelola aset dan terakhir, pemanfaatan sistem informasi.

“ Alhamdulillah, berkat arahan beliau, Pohuwato kembali meraih WTP,” ucap Irfan.

Raihan WTP ini menurut Irfan Saleh, tidak membuat Bupati Syarif Mbuinga berpuas diri, justru beliau meminta kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kembali mempertahankannya. Untuk itulah strategi yang telah dibuat harus tetap dipertahankan, serta mengoptimalkan tindak lanjut rekomendasi temuan BPK seperti perbaikan pencatatan aset, peningkatan kualitas monev, perbaikan sistem analisi ekonomi dan rekomendasi lainnya.(Advetorial/HS)

Related posts