Wujudkan Kebangkitan Pariwisata Sultra Melalui Wisata Bahari

Sulawesi Tenggara miliki banyak potensi pariwisata di bidang bahari. Hal ini terjadi karena wilayahnya yang memang berada di pesisir pantai. Banyak pulau-pulau yang menawarkan keindahan bagi para wisatawan. Salah satu yang menarik perhatian dari wisata bahari Sultra, terdapat terumbu karang terbesar di dunia, tepatnya berada di Wakatobi. Hal ini diungkapkan Hugua, Anggota DPR RI Komisi II dan selaku Tokoh Pariwisata Sulawesi Tenggara, di acara Seminar Nasional Desa Wisata Bahari Pelopor Kebangkitan Pariwisata Sultra. Seminar sekaligus opening ceremony hari pers nasional ini diadakan di Hotel Claro, Kendari, dan diadakan pula secara daring, Senin(7/2/22).

“Potensi bahari di Sultra tidak perlu diragukan lagi, misalnya para penyelam tidak perlu lagi mencari keindahan terumbu karang di laut yang lain. Semua tersedia di Wakatobi.”bangga Hugua menjelaskan potensi bahari Sultra.

Selain itu, potensi pariwisata Sultra harus selalu terus berkembang dan diawasi, guna capai tujuan pariwisata yang menarik mata dunia. Sultra sendiri miliki banyak spesies terumbu karang, sekitar 750 spesies yang berada di Wakatobi, 300 berada di Read Sea, dan 50 spesies di Carribean. Dilihat dari kekayaan sumber alam bawah lautnya (karang), laut Sultra dapat dinyatakan sebagai surga nyata bawah laut di pusat segitiga karang dunia.

Lokasi indah selanjutnya, ada sebuah pulau bernama Labengki. Sebuah pulau yang menyajikan keindahan bahari yang mampu menyejukan pandangan. Tidak ketinggalan nama-nama tempat wisata Sultra lainnya; pariwisata di Kabupaten Buton, Muna, dan Taman Nasional Rawa Aopa Watumeohai yang miliki daya tarik tersendiri.

Harapan ke depannya, Sultra ingin, agar wisatawan mengenal daerah-daerah yang saat ini belum terjamak banyak wisatawan. Hal ini lah yang sedang digarap pemerintah Sultra dalam ajang memperkenalkan dan mempromosikan daerahnya.(Ega.Foto.Istimewa)