2 WNA Asal Ukraina Terciduk Buat Laboratorium Narkoba Rahasia di Villa Bali, Kok Bisa?

Jakarta, GPriority.co.id – Tingkah Warga Negara Asing (WNA) yang berdatangan ke Indonesia, semakin buat geleng-geleng kepala. Baru saja dilaporkan dua WNA asal Ukraina ditangkap oleh pihak kepolisian, setelah terciduk membuat laboratorium narkoba rahasia di sebuah Villa, di kawasan Canggu, Bali.

Kejanggalan ini ditemukan oleh tim gabungan Polri dan Bea Cukai. Saat ditelusuri, ditemukan sebuah laboratorium yang memproduksi ganja hidroponik dan mephedrose di basement villa tersebut.

Bahkan diketahui, para tersangka menggunakan aplikasi telegram dan mata uang kripto untuk mengoperasikan jaringan narkoba, yang diberi nama ‘Hydra Indonesia’.

Usut punya usut, kedua WNA Ukraina yang ternyata sudah tinggal di Bali sejak bulan September tahun lalu itu menggunakan kartu izin tinggal terbatas sebagai investor.

Pihak kepolisian kemudian menyita berbagai alat dan bahan narkoba milik mereka, termasuk juga kripto senilai Rp4 miliar. Sebagai sanksi, kedua WNA Ukraina tersebut mendapat ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun hingga hukuman mati.

Yang tak kalah mencengangkan, jaringan ini juga terkait dengan kasus laboratorium ekstasi milik Fredy Pratama di Jakarta. Menanggapi hal ini, sejumlah warganet pun memberikan komentarnya.

“Kok imigrasi bisa lolos ya? Apa karena paspornya dari eropa langsung diloloskan tanpa kena security check?,” tanya seorang warganet.

Ada juga warganet yang memberikan sarana agar persyaratan WNA ke Indonesia dapat lebih dipersulit oleh Ditjen Imigrasi. Hal ini untuk menghindarkan dari kejadian serupa.

“@ditjen_imigrasi bisa lebih sulit lagi persyaratan WNA kalo ke Indonesia. Karena kita kalo mau keluar negeri juga ribet banget syaratnya,” ungkap warganet tersebut.

Foto : Ilustrasi / Freepik