20 Tower BAKTI di Mahulu Belum Maksimal, Diskominfo Ajukan Perbaikan Jaringan

Jakarta, GPriority.co.id – Meski progres pembangunannya sudah rampung 100 persen, namun layanan 20 tower BAKTI di Kabupaten Mahulu, dinilai belum maksimal. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Sandi (Diskominfostandi), Kabupaten Mahulu, Markus Wan, saat ditemui seusai mengadakan acara diskusi dengan kominfo Kalimantan Timur bersama BAKTI Kominfo, pada Senin (1/4).

“Masalah ini sudah lama kami sampaikan ke BAKTI. Di Mahulu itu kan Kabupaten Kota yang masih 3T. Namanya 3T, semuanya serba terbatas. Dengan keterbatasan ini, kita mau membuka keterisolasian itu tadi. Boleh lah sembako mahal, tapi jangan sampai internet dan telekomunikasi menjadi sesuatu yang mahal,” ujarnya.

Berangkat dari hal tersebut, diakui Markus, Diskominfo Kabupaten Mahulu mengajukan permohonan agar pelayanan telekomunikasi di Kabupaten Mahulu menjadi lebih baik. Salah satu upayanya adalah lewat pembangunan 20 tower BAKTI di kampung-kampung.

“Tahun 2023 sudah terbangun semuanya. Sudah ada layanan, tetapi tidak maksimal. Ada (jaringan) 4G tapi tidak bisa digunakan oleh masyarakat. Sehingga Kominfo yang diberikan komplenan terus setiap hari,” ungkap Markus.

Tidak hanya soal layanan, lingkungan di sekitar tower juga tidak terurus. Seperti rumput yang terus menjalar dan menutupi pagar pembatas, hingga hampir menutupi alat-alat yang ada di lingkungan tower BAKTI di Kabupaten Mahulu.

“Dengan rimbunnya rumput itu, kita takut alat-alat yang ada bisa rusak. Sehingga kita juga mengajukan pemaksimalan layanan dan perawatan dari tower-tower tersebut. Begitupun pihak ketiga yang bertanggung jawab atas kebersihan dan apabila terjadi layanan yang putus. Ini hal yang kami belum tahu. Jadi hari ini kami datang supaya kedepannya, pihak BAKTI bisa memberikan kepastian agar keseluruhan layanan bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Foto : GPriority