Jakarta, GPriority.co.id – BAKTI (Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kominfo, mengundang dinas kominfo di wilayah Kalimantan Timur, untuk berdiskusi terkait tower BAKTI yang sudah dibangun di daerah-daerah tersebut. Acara ini diantaranya dihadiri oleh Diskominfostandi Kabupaten Mahulu, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Paser.
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing pihak Kominfo Kabupaten juga mengutarakan beberapa isu serta keluhan jaringan yang terjadi, dan mengajukan permohonan untuk perbaikan jaringan di masing-masing Kabupaten.
“Hari ini kami datang, supaya layanan lebih bagus, kebersihan tower juga bisa ada yang lebih bertanggung jawab dari BAKTI. Sehingga nanti bila ada keluhan dari masyarakat, bisa langsung disampaikan,” Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Sandi, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Markus Wan saat di temui GPriority di Bakti Tower, Jakarta, Senin (1/4).
Selain itu, Markus juga berharap terjadinya perubahan terhadap jaringan pada Kominfo Provinsi. Diakuinya, jaringan di Kabupaten Mahulu saat ini cukup bagus.
“Kalau jaringan, dari Kutai Barat ke Ibu Kota itu bagus. Karena kita pakai fiber optic, dan sudah ada telkomsel disana. Tetapi ada juga 2 kecamatan yang belum bagus jaringannya, yaitu Long Pahangai dan Long Apari. Karena kita masih pakai (jaringan) VSAT dan tidak ada fiber optic. Sehingga sangat terganggu dengan cuaca, kultur alam,” ungkapnya.
Dengan keterbatasan tersebut, Markus berharap dengan adanya tower-tower BAKTI yang dibangun pada kampung-kampung, dapat dimaksimalkan BTSnya (Base Transceiver Station). Sehingga masyarakat dapat merasakan kualitas jaringan yang sama di Ibu Kota Kabupaten Mahulu.
Markus mengeluhkan, meski 20 tower BAKTI sudah rampung dibangun 100 persen pada tahun 2023 lalu, namun pelayanannya dirasa belum maksimal.
“Jaringan 4G nya full tapi tidak bisa digunakan dengan baik. Sedangkan masyarakat di sekitar situ tidak terlalu banyak. Sehingga harusnya tidak menyebabkan jaringan menjadi lelet. Ini masalah yang tadi sudah kami ajukan agar ada perbaikan untuk kedepannya,” ujarnya.
Foto : GPriority
