5 Perusahaan Raksasa AS yang Minat Investasi di Indonesia

Amazon dan Microsoft disebut berminat investasi di cloud dan AI di Indonesia/Foto : Dok. The Financial Express Amazon dan Microsoft disebut berminat investasi di cloud dan AI di Indonesia/Foto : Dok. The Financial Express

Jakarta, GPriority.co.id – Sebanyak 5 perusahaan raksasa AS (Amerika Serikat), disebut berminat investasi di Indonesia.

Hal ini terungkap saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan informasi lanjutan terkait kesepakatan tarif impor Indonesia-AS.

Airlangga menyebut, investasi tersebut diantaranya mencakup sektor energi bersih, teknologi digital, serta kesehatan.

“Amerika Serikat menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia dengan pangsa ekspor mencapai 11,2 persen. Kemudian, terkait penanaman modal, AS juga masuk top 5 (investor) pada tahun lalu, dan nilainya mencapai USD 3,7 miliar,” jelasnya.

Airlangga secara optimis mengatakan jika masuknya investasi dari 5 perusahaan raksasa AS ini akan memperkuat perekonomian Indonesia, meningkatkan daya saing, serta inovasi produk nasional.

Selain itu, investasi ini juga dapat meningkatkan transfer teknologi serta menciptakan banyak lapangan kerja yang belakangan sedang banyak dibicarakan.

Di samping itu, dengan adanya perusahaan teknologi yang akan berinvestasi di bidang infrastruktur digital seperti cloud dan AI, diharapkan dapat mendorong ekonomi digital nasional.

Perusahaan raksasa AS pertama yang disebut berminat investasi di Indonesia ialah Exxon Mobil yang merupakan perusahaan minyak dan gas, dengan nilai investasi mencapai USD 10 miliar atau setara dengan Rp162,98 triliun. Mereka berkomitmen membangun fasilitas carbon capture and storage (CCS).

Selanjutnya, perusahaan teknologi ORACLE. Dengan nilai investasi senilai USD 6 miliar atau setara dengan Rp97,79 triliun, mereka berkomitmen membangun pusat data di daerah Batam.

Dilanjutkan dengan perusahaan teknologi Amazon dengan nilai investasi USD 5 miliar (setara Rp81,49 triliun), mereka disebut berkomitmen memperkuat pengembangan cloud dan AI di tanah air.

Masih dari perusahaan teknologi, Microsoft Inc. berencana investasi senilai USD 1,7 miliar atau setara Rp27,71 triliun dan berkomitmen membangun infrastruktur cloud dan AI, sama seperti Amazon.

Terakhir, perusahaan teknologi medis GE Health Care yang dikabarkan akan berinvestasi senilai Rp178 miliar pada tahap awal. Uniknya, mereka akan menggandeng Kalbe Farma untuk membangun pabrik produksi CT Scan pertama di Indonesia, tepatnya di wilayah Jawa Barat.