Jakarta, GPriority.co.id – Jahe merupakan tumbuhan yang kaya manfaat. Selain digunakan untuk bahan masakan, jahe biasanya digunakan juga sebagai rempah-rempah dan bahan baku untuk pengobatan tradisional. Identik dengan rasa hangat, jahe seringkali dijadikan alternatif minuman untuk mengatasi berbagai penyakit.
Namun tahukah anda, bahwa jahe juga memiliki efek samping yang bisa berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.
Berikut ini 6 efek samping jahe yang bisa berbahaya untuk kesehatan.
- Masalah jantung
Konsumsi jahe setiap hari diketahui memiliki beberapa efek negatif pada jantung. Jahe dapat menyebabkan masalah penglihatan, jantung berdebar-debar dan insomnia. Konsumsi jahe dengan dosis tinggi juga menyebabkan tekanan darah rendah, yang meningkatkan kemungkinan serangan jantung. - Berdampak buruk bagi ibu hamil
Konsumsi jahe yang berlebihan menyebabkan konstraksi rahim dini. Oleh karena itu, disarankan agar wanita menghindari asupan jahe berlebihan selama kehamilan. - Berbahaya bagi penderita diabetes
Penderita diabetes sebaiknya menghindari konsumsi jahe secara berlebihan. Jahe dosis tinggi dapat menurunkan tekanan darah yang menyebabkan pusing dan kelelahan. - Sakit perut
Konsumsi jahe yang tinggi juga menyebabkan masalah perut. Jahe dapat meningkatkan produksi cairan empedu. Jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, jahe dapat merangsang lambung secara berlebihan. - Diare
Jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan mulas, diare, sendawa berlebihan, dan rasa tidak nyaman di perut. - Alergi kulit dan mata
Tingginya konsumsi jahe dapat menyebabkan alergi tertentu. Seperti kemerahan pada mata, sesak napas, bibir bengkak, gatal, dan ruam pada kulit.
Foto : Freepik / jcomp
