9 Maret Diperingati sebagai ‘Hari Musik Nasional’, Ini Sejarah dan Tema di Tahun 2024

Jakarta, GPriority.co.id – Setiap tanggal 9 Maret selalu diperingati sebagai Hari Musik Nasional. Hari Musik Nasional diambil dari tanggal kelahiran maestro musik sekaligus pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman.

Meskipun sudah ditetapkan tanggal 9 Maret, tanggal lahir WR Supratman sendiri sempat menjadi polemik. Namun, polemik tersebut berakhir dengan munculnya Putusan Pengadilan Negeri Purworejo Nomor 04/Pdt/P/2007/PN PWR pada 29 Maret 2007.

Dalam putusan tersebut, telah ditetapkan tanggal lahir resmi WR Supratman adalah 19 Maret.

Dikutip dari situs Kemendikbudristek, Hari Musik Nasional tahun 2024, mengangkat tema “Merdeka Berbudaya Memajukan Musik Indonesia”.

Berdasarkan sejarahnya, Hari Musik Nasional ditetapkan pada tahun 2013 oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 10 Tahun 2013. Dalam Kepres tersebut, musik dimaknai sebagai ekspresi budaya yang bersifat universal dan multidimensional.

Musik juga merepresentasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan serta memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Dikutip dari laman resmi RRI, menindaklanjuti Kepres, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memasukkan seni musik sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah. Harapannya akan muncul minat siswa terhadap seni musik.

Tujuan peringatan Hari Musik Nasional adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia. Dari sini, masyarakat diharapkan dapat lebih mencintai dan menghargai karya-karya musik tanah air.

Peringatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Indonesia.

Dengan begitu, musik nasional dan juga daerah diharapkan dapat naik derajatnya secara nasional, regional, dan internasional.

Foto : InfoPublik