Jakarta, GPriority.co.id – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa sebanyak 99 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Hal itu ia sampaikan usai menerima BAZNAS Award 2025 dalam kategori Digitalisasi Zakat di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/8).
“Ini atas nama ASN Kutai Timur, karena 99 persen ASN yang memberikan zakatnya kepada Baznas,” ujar Ardiansyah.
Ardiansyah menambahkan, para muzaki terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini sudah diatur mekanisme penyaluran zakatnya.
Ke depan, kata dia, pihaknya akan memperluas jangkauan muzaki hingga sektor perusahaan.
“PNS, PPPK, itu yang sudah kita buatkan aturan mainnya. Berikutnya nanti kita akan merambah ke perusahaan-perusahaan,”ucap Ardiansyah.
Lebih lanjut, Ardiansyah menyampaikan apresiasinya atas penghargaan BAZNAS Award 2025 dalam kategori Digitalisasi Zakat yang diberikan oleh BAZNAS RI pada ajang BAZNAS Awards 2025.
Menurut dia, capaian ini merupakan bukti nyata komitmen daerahnya dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk pengelolaan zakat.
“Saya kira Kutai Timur memberikan apresiasi yang begitu dalam kepada BAZNAS RI yang tahun ini memberikan penghargaan kategori digitalisasi. Alhamdulillah untuk Kutai Timur memang sudah 4 tahun hingga 5 tahun ini kita sudah melaksanakan itu ya,” katanya.
Ardiansyah juga mengungkapkan, bahwa Kutai Timur menjadi daerah dengan pemasukan zakat tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur melalui BAZNAS.
Dia menilai, capaian ini tidak lepas dari pemanfaatan sistem digital, serta koordinasi dan kolaborasi dengan perbankan maupun pemerintah daerah (pemda).
Pewarta : Fifi Abdurahman
