Tak Ada Minus, BPS: Seluruh Wilayah RI Alami Pertumbuhan Ekonomi di Triwulan I 2026

Data pertumbuhan ekonomi di semua wilayah pada triwulan 1 2026/Foto Tangkapan Layar YouTube BPS DKI

Jakarta, GPriority.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia mencatat seluruh wilayah di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi positif pada triwulan I 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).

“Ekonomi triwulan 1 2026 tumbuh positif di seluruh wilayah dan kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB adalah sebesar 57,24 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,08 persen. Pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Jawa terlihat diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Dimana Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh 7,93 persen, yang merupakan pertumbuhan tertinggi. Pulau Sulawesi tumbuh 6,95 persen dan Pulau Jawa tumbuh 5,79 persen,” jelas Amalia.

Amalia merinci, sumber pertumbuhan ekonomi di Sumatera didorong oleh sektor perdagangan, industri pengolahan, dan pertanian. Provinsi dengan andil pertumbuhan tertinggi adalah Sumatera Utara sebesar 1,1 persen.

Di Pulau Jawa, pertumbuhan ditopang industri pengolahan, perdagangan, dan informasi-komunikasi (infokom). DKI Jakarta menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,58 persen.

Sementara itu, di Bali dan Nusa Tenggara, pertumbuhan didorong sektor pertambangan, industri pengolahan, dan pertanian. Nusa Tenggara Barat mencatat andil tertinggi sebesar 4,07 persen.

Untuk Kalimantan, sumber utama pertumbuhan berasal dari perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi, dengan Kalimantan Timur sebagai kontributor terbesar sebesar 1,58 persen.

Di Sulawesi, sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian menjadi penopang utama. Sulawesi Selatan mencatat andil tertinggi sebesar 3,00 persen.

Adapun di Maluku dan Papua, pertumbuhan didorong oleh industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian, dengan Maluku Utara sebagai penyumbang terbesar dengan andil 3,78 persen.

“Dimana provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah Maluku Utara, dengan andil pertumbuhan 3,78 persen,” pungkas Amalia.