Pemkab Aceh Tamiang Terima 3 Ambulance dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Aceh, Gpriority.co.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh menerima tiga unit ambulans dari PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMI). Adapun jenis kendaraan yang diterima tersebut yakni Toyota Kijang Innova.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi mengaku, bantuan tiga unit ambulans dari PT TMMI itu setidaknya dapat menjadi motivasi dan semangat besar untuk daerah itu. Khususnya dalam pelayan kesehatan.

Armia menyebut, pascabencana banjir pada akhir tahun lalu pelayanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang memang sedikit mengalami kendala.

Banjir, kata dia, telah merusak sebagian objek vital daerah, termasuk sarana pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Pemerintah Daerah memahami betul bahwa rumah sakit adalah ujung tombak hak dasar warga. Bantuan dari Toyota ini ibarat ‘nutrisi semangat’ agar kinerja petugas medis kami bangkit kembali,” kata Armia Pahmi usai prosesi serah terima bantuan ambulans di RSUD Muda Sedia, Kamis (3/6).

Menurut Armia, dalam masa pemulihan salah satu yang terpenting adalah armada medis. Untuk itu, Bupati menekankan manajemen RSUD Muda Sedia untuk menjaga aset baru yang baru saja diterima tersebut dengan maksimal.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar menajemen RSUD Muda Sedia terus melakukan kolaborasi lintas sektor. “Karena itu kunci utama percepatan pemulihan daerah pascabencana,” katanya.

“Saya instruksikan agar fasilitas ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Gunakan fasilitas ini semata-mata untuk pelayanan masyarakat secara cepat, prima, dan tanggap,” imbuh Armia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, didampingi Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya. Nandi yang menyerahkan langsung bantuan ambulans tersebut menyampaikan, aksi ini merupakan kelanjutan dari program kemanusiaan Toyota bersama jaringan pemasok (supplier) yang bergerak sejak fase tanggap darurat hingga fase pemulihan kini.

“Melalui langkah kecil dengan donasi tiga unit ambulans Toyota Kijang Innova ini, kami berharap dapat membantu kelancaran mobilitas penanganan masalah kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang, sehingga mereka dapat segera beraktivitas normal kembali,” ujar Nandi Julyanto.

Sebelumnya, Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, dalam laporannya menyebut jika kebutuhan akan armada ambulans saat ini ini memang sangat mendesak.

Andika mengaku, bencana yang terjadi akhir tahun lalu sempat melumpuhkan operasional rumah sakit, dan delapan unit ambulans RSUD Muda Sedia dilaporkan mengalami rusak berat, hingga tidak dapat digunakan lagi.

Disisi lain, rujukan pasien terus meningkat tajam, dari rata-rata 660 rujukan per bulan pada tahun 2015, melonjak hingga 730 rujukan per bulan pada tahun 2025.

“Keterbatasan armada pascabencana bahkan sempat memaksa tenaga kesehatan mengevakuasi pasien darurat dan jenazah menggunakan kendaraan seadanya, termasuk becak motor,” tutur Andika l.

Dengan kehadiran tiga unit ambulans baru ini, Andika mengaku sangat membantu pelayan di RSUD Muda Sedia. Untuk itu, ia mengatakan akan segera mengintegrasikan penuh ambulans tersebut untuk mengoptimalkan layanan rujukan, transportasi medis darurat, serta pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Aceh Tamiang dan sekitarnya.

Foto : Zulfitra