Jakarta, GPriority.co.id – PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) Cabang Sangatta menegaskan komitmennya mendukung program ekonomi kerakyatan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui penyaluran pembiayaan kepada petani dan pelaku usaha mikro, termasuk petani pisang di Kecamatan Kaliorang.
Komitmen tersebut disampaikan Pemimpin Cabang Bankaltimtara Sangatta, Mardiansyah, usai mengikuti agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bankaltimtara di Samarinda, Kamis (9/7).
Menurut dia, meski agenda RUPS merupakan forum strategis yang melibatkan kepala daerah sebagai pemegang saham dan jajaran direksi, pihaknya di tingkat cabang tetap berfokus menerjemahkan arahan pemerintah daerah menjadi program nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kalau untuk Kutim, kami berkomitmen untuk terus membantu program dari Bupati terkait masalah ekonomi kerakyatan, membantu para pekebun, para petani, dan semua UMKM kecil. Itu sih intinya,” ujar Mardiansyah.
Pernyataan tersebut sejalan dengan harapan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang dalam forum RUPS meminta Bankaltimtara berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor nonmigas dan mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan.
Mardiansyah menjelaskan, Bankaltimtara Sangatta telah menjalankan sejumlah program pembiayaan yang menyasar sektor-sektor produktif, khususnya pertanian hortikultura dan usaha berbasis potensi lokal di wilayah pedesaan maupun pesisir Kutai Timur.
Salah satu program yang saat ini telah berjalan adalah pembiayaan bagi petani pisang di Kecamatan Kaliorang.
“Untuk program terdekat yang sedang berjalan sekarang, kami sedang bekerja sama dengan petani di daerah Kaliorang untuk pembiayaan terkait petani pisang. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan, dan untuk para petani alhamdulillah juga sudah mulai menerima manfaatnya,” kata Mardiansyah.
Melalui program tersebut, komoditas Pisang Kepok Gerecek yang menjadi salah satu produk unggulan Kaliorang memperoleh dukungan permodalan guna meningkatkan produktivitas dan pengembangan usaha petani.
Bankaltimtara berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat sektor ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi petani dan pelaku UMKM di Kutai Timur.
Mardiansyah optimistis perbankan daerah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor nonpertambangan dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan sektor produktif.
Reportase : Dimas A. Putra
Foto : Istimewa
