Jakarta, GPriority.co.id – Bermain video game selama ini identik dengan gaya hidup sedentari atau kurang bergerak. Kini perkembangan teknologi menghadirkan tren baru bernama exergaming.
Exergaming merupakan perpaduan antara olahraga dan permainan digital yang kini semakin populer sebagai cara menyenangkan untuk menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan kebugaran.
Exergaming memanfaatkan teknologi seperti virtual reality (VR), aplikasi kebugaran interaktif, hingga alat olahraga pintar yang mengubah aktivitas fisik menjadi pengalaman layaknya bermain gim. Konsep ini dinilai efektif menarik minat mereka yang selama ini enggan berolahraga secara konvensional.
Direktur Program Esports Medicine di Cleveland Clinic, Dr. Dominic King, menilai masa depan olahraga berbasis permainan digital sangat menjanjikan.
“Masa depan kebugaran yang digamifikasi sangat menarik. Kita sedang menuju era ketika jam tangan, ponsel, dan headset dapat bekerja bersama untuk menyesuaikan tingkat kesulitan secara real-time, memberi penghargaan atas kebiasaan sehat, dan membuat olahraga terasa lebih seperti petualangan daripada kewajiban,” kata King dikutip dari laporan NY Post.
Lebih lanjut, berbagai platform seperti Pokémon Go, Zwift, Rouvy, hingga perangkat VR Meta Quest berhasil mendorong pengguna untuk bergerak lebih aktif. Bahkan beberapa studi menunjukkan pemain Pokémon Go menambah rata-rata sekitar 2.000 langkah per hari dibanding sebelum memainkan gim tersebut.
King menjelaskan bahwa game berbasis aktivitas fisik memiliki keunggulan karena mengubah olahraga menjadi aktivitas yang menyenangkan.
“Game seluler yang membuat Anda berjalan atau menjelajah, seperti Pokémon Go, Pikmin Bloom, dan Jurassic World Alive, mengubah dunia nyata menjadi arena permainan. Anda tiba-tiba mengejar langkah, jarak, dan penemuan baru, bukan sekadar menggulir layar ponsel,” ujarnya.
Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah Omni One dari Virtuix, sebuah sistem VR dengan treadmill omnidirectional yang memungkinkan pengguna berlari, berjalan, dan bergerak ke berbagai arah sambil bermain gim. Perusahaan mengklaim pengguna dapat membakar hingga 700 kalori per jam, tergantung intensitas permainan.
Seorang pengguna bahkan mengaku berhasil menurunkan berat badan hingga sekitar 18 kilogram dalam empat bulan setelah menggunakan perangkat tersebut secara rutin.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa exergaming bukan solusi tunggal untuk menurunkan berat badan. Pola makan sehat tetap menjadi faktor utama dalam pengelolaan berat badan, sementara olahraga berfungsi membantu meningkatkan kebugaran, menjaga massa otot, dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Dengan kombinasi hiburan dan aktivitas fisik, exergaming kini menjadi alternatif menarik bagi mereka yang bosan dengan rutinitas gym. Bagi sebagian orang, bermain gim ternyata bisa menjadi langkah awal menuju gaya hidup yang lebih sehat.
