Bodo, GPriority.co.id – Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk dinobatkan sebagai Man of the Match saat Lille menahan imbang Bodo/Glimt 0-0 dalam laga keempat fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Aspmyra, Rabu (4/11) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus memberikan poin pertama Lille di kompetisi musim ini.
Verdonk bermain penuh selama 90 menit dan menjadi starter di lini pertahanan Lille. Penghargaan pemain terbaik itu diberikan UEFA berkat penampilan defensifnya yang solid sekaligus kontribusinya dalam membangun serangan.
Verdonk tampil lugas menghalau serangan Bodo/Glimt dari sisi kiri, sementara secara aktif naik membantu membangun serangan Lille. Ia menciptakan tiga peluang bagi rekan setim, meski tidak ada yang berubah menjadi gol.
Catatan performanya juga menunjukkan expected assist (xA) sebesar 0,11, tertinggi kedua di tim setelah Soriba Diaoune dengan 0,25. Kombinasi ketahanan bertahan dan kreativitas menyerang itulah yang membuat UEFA memilihnya sebagai pemain terbaik laga.
Lille bertandang ke markas Bodo/Glimt dengan tekanan setelah gagal meraih poin pada tiga laga sebelumnya. Kedua tim menciptakan sejumlah peluang, tetapi sama-sama gagal mengubahnya menjadi gol hingga wasit meniup peluit panjang.
Skor 0-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Bagi Lille, hasil imbang ini penting karena menghentikan rentetan kekalahan sekaligus memastikan Les Dogues tidak pulang tanpa poin dari Norwegia.
Tambahan satu poin membuat Lille mengoleksi satu poin dari empat pertandingan fase liga. Mereka masih menempati peringkat ke-34 klasemen sementara Liga Champions 2026/2027.
Dalam format fase liga, posisi tersebut masih jauh dari zona 24 besar yang memberi tiket ke babak sistem gugur. Namun, poin pertama ini menjadi modal penting bagi Lille untuk memperbaiki posisi pada sisa laga, terutama melalui hasil positif di kandang dan perjalanan tandang berikutnya.
Penampilan Verdonk menjadi sorotan karena ia bukan hanya menjaga sisi kiri Lille tetap aman, tetapi juga menjadi salah satu sumber serangan tim. Media Prancis pun memberi apresiasi atas perannya, meski penampilan tim secara keseluruhan masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan peluang lolos.
Gelar Man of the Match ini juga menjadi capaian historis bagi Verdonk sebagai pemain Indonesia di panggung Liga Champions, sekaligus bukti kepercayaan Lille terhadapnya sebagai bek kiri utama
Foto : LOSC Lille
