Luka lebam akibat benturan memang sangat mengganggu. Ditambah rasa sakit dan nyeri yang disertai timbulnya warna ungu kebiru-biruan agak gelap.
Lebam sendiri merupakan hasil dari adanya benturan yang sebabkan pecahnya pembuluh darah (hematoma). Namun, darah tersebut tidak keluar di permukaan kulit, melainkan melebar di lapisan dalamnya. Sampai akhirnya, keluar warna kegelapan dan bengkak di area benturan.
Orang yang baru saja alami benturan atau kecelakaan yang sebabkan memar, pasti akan kesakitan dan merasa kaku di area lebamnya. Tak perlu khawatir dan risau, begini langkah tepat dalam penanganannya;
1.Pastikan tidak ada luka sobek yang terbuka, jika ada, bersihkan luka tersebut di air mengalir. Lalu segera tutup luka tersebut dengan kassa bersih.
2.Kemudian, kompres lebam dengan es atau air dingin. Hal ini guna membantu hentikan proses pembengkakan dan peradangan. Tidak dianjurkan menempelkan es pada kulit secara langsung, lebih baik bungkus es ke dalam handuk atau kain tipis.
3.Setelah luka memar terjadi, posisikan area yang memar lebih tinggi dari dada. Misalnya, memar yang terjadi di kaki, Anda harus duduk atau tidur dengan menyangga area memar dengan bantal. Hal ini guna mengurangi aliran darah ke area yang memar. Bila ini dilakukan maka akan redakan pembengkakan.
4.Ganti kompresan air es dengan air hangat, setelah dua hari paska memar. Suhu panas dapat lancarkan aliran darah, sekaligus mempercepat perubahan warna kulit yang biru. Kompres bagian tubuh yang alami luka memar selama 10 menit. Lakukan ini dua sampai tiga kali sehari secara rutin.
5.Gunakan obat oles yang miliki kandungan Heparium Sodium. Obat ini bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit, membantu kurangi peradangan, serta lancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan. (Ega.Foto.Istimewa)
