Ayo Move On! Ini Tips Atasi Patah Hati

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Unsplash.com

Jakarta, GPriority.co.id – Mengatasi patah hati memang cukup berat dan menantang, apalagi kalau lagi di fase sayang-sayangnya ama doi.

Patah hati tentu tidak hanya bagi yang putus cinta saja. Dighosting atau dijadiin bahan gabut tanpa dikasih kepastian juga bikin patah hati.

Memang sulit untuk move on. Tapi tidak ada salahnya buat ikutin tips atasi patah hati berikut ini!

Menerima dan cintai diri sendiri

Ada rasa yang tidak terima ketika patah hati. Dan itu sangat berdampak bagi diri sendiri.

Tapi, menurut Jaisleen Kaur, Image Consultant dan Life CoachCoach, Dehradun, patah hati memang harus diakui rasa sakitnya.

“Akui rasa sakit Anda dan rangkul rasa kasihan pada diri sendiri. Pahami bahwa merasakan apa yang Anda rasakan dan membiarkan diri Anda berduka adalah hal yang wajar,” ungkapnya yang dilansir dari laman HealthShots.

Cari Dukungan

Kalau sudah patah hati, memang lebih tepat buat cari dukungan di orang terdekat. Bisa dari teman dekat sampai keluarga.

Carilah tempat di mana kamu bisa mendapatkan dukungan positif saat patah hati.

Jadikan diri sendiri sebagai prioritas

Pada saat membangun hubungan, mungkin kamu terlalu memprioritaskan pasangan sampai lupa dengan diri sendiri.

Nah, kalau sudah begini, sebaiknya kembalikan prioritas diri sendiri sebagai obat patah hati ya, jangan sehabis putus langsung cari yang baru.

Ciptakan identitas baru

Buang versi lama kamu dan bangun versi terbaru sebagai obat patah hati. Meski tidak mudah, tentu tidak ada salahnya buat cari jati diri kembali.

“Jika patah hati disebabkan oleh suatu hubungan, tetapkan batasan yang sehat untuk melindungi kesehatan emosional Anda dan mencegah rasa sakit lebih lanjut. Temukan kembali minat dan minat Anda. Gunakan kesempatan ini untuk mengeksplorasi hobi baru dan mengembangkan rasa diri yang lebih kuat,” ungkap Jaisleen.

Ungkapkan rasa terima kasih

Pada awalnya mungkin kamu merasa tidak terima saat patah hati. Mulai dari berpikir tentang pasangan yang jahat, bahkan bikin sakit hati, kamu harus bisa belajar berterimakasih.

Dari sini, kamu bisa belajar bahwa nantinya, akan ada orang baru yang lebih baik lagi. Semangat!