Jakarta, GPriority.co.id – Mendapatkan uang lebaran dari saudara dan kerabat, adalah suatu bentuk rezeki yang didapatkan anak saat momen Hari Raya Idulfitri tiba. Selain isinya, beragam amplop warna-warni dengan berbagai gambar menarik juga kerap kali menyita perhatian anak-anak. Terkadang anak-anak yang belum mengerti uang, juga lebih senang dengan amplopnya dibandingkan dengan uang yang terdapat di dalamnya.
Saat menerima uang lebaran, ada beberapa hal yang kerap kali lupa diajarkan oleh orang tua kepada anaknya. Padahal hal-hal berikut ini adalah kewajiban orang tua untuk mendidik adab si kecil. Apa sajakah hal-hal tersebut?
1. Selalu ucapkan terima kasih kepada yang memberi uang lebaran.
2. Ajarkan anak untuk salam kepada yang memberi uang lebaran, sebagai rasa hormat dengan orang yang lebih tua.
3. Tanamkan di benak anak, bahwa tidak semua orang akan memberikan uang lebaran. Hindarkan anak dari sikap meminta-minta.
4. Ajarkan anak untuk menggunakan uang lebaran dengan sebaik mungkin. Misalnya dahulukan uang lebaran yang didapat untuk ditabung, disisihkan untuk beramal, barulah sisanya untuk digunakan membeli apa yang anak mau.
5. Katakan kepada anak bahwa jumlah uang lebaran akan bervariasi. Ajarkan mereka untuk selalu bersyukur. Sedikit banyak yang didapatkan, tetaplah bagian dari rezeki.
Selain itu, anda juga mulai bisa menanamkan pemahaman kepada anak soal perbedaan kebutuhan dan keinginan. Sehingga uang lebaran dapat dikelola dengan sebaik mungkin.
Misalnya saja, jika lebih baik mendahulukan uang lebaran untuk kebutuhan sekolah dibandingkan dengan membeli mainan. Dengan mengajarkan untuk menabung kepada anak sedari diri, maka mereka dapat lebih mudah mengelola uang. Tentu saja hal ini dapat bermanfaat ketika nanti mereka tumbuh dewasa dan sudah bisa mencari uang sendiri.
Adapun kebiasaan menabung memiliki beberapa manfaat untuk anak, seperti :
– Lebih menghargai uang atau rezeki yang didapat,
– Melatihnya untuk mengelola uang sedari dini,
– Melatih sifat disiplin dan kemandirian,
– Belajar menghemat dan hidup sederhana,
– Serta membentuk sifat sabar pada diri anak.
Foto : Shutterstock
