Bijak! Bos Tiongkok Izinkan Karyawan yang Miliki Masalah Hidup untuk Cuti Kerja 10 Hari

Jakarta, GPriority.co.id – Sungguh sangat beruntung bagi karyawan yang mempunyai atasan atau bos seperti lelaki bernama Yu Donglai ini. Ia mengatakan bahwa karyawan perusahaan ritelnya, Pang Dong Lai, dapat mengajukan cuti kerja, apabila mereka sedang memiliki masalah dalam hidupnya. Tak tanggung-tanggung, bahkan cuti kerja ini bisa dilakukan selama 10 hari lamanya.

“Cuti ini tidak bisa ditolak oleh manajemen. Jika ada penolakan, maka hal ini disebut pelanggaran,” ujar Yu Donglai.

Bukan tanpa sebab, kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kesehatan mental para karyawan perusahaan Pang Dong Lai yang sedang bermasalah dalam hidupnya. Berdasarkan sebuah laporan, Pang Dong Lai memberikan shift kerja harian tujuh jam dengan libur akhir pekan. Karyawan juga berhak mendapat cuti tahunan selama 30 hingga 40 hari, serta libur lima hari selama Tahun Baru Imlek.

“Kami ingin karyawan kami memiliki kehidupan yang sehat dan santai, begitu pula dengan perusahaan,” kata Yu Donglai.

Sebelumnya, Yu Donglai juga telah memperkenalkan sistem sertifikasi tingkat pekerjaan di perusahaannya. Di bawah sistem ini, bahkan seorang petugas kebersihan dapat memperoleh penghasilan hingga 500.000 yuan (Rp1,1 miliar) setiap tahun, selama kinerja mereka mencapai tingkatan tertentu.

“Membuat staf bekerja lembur adalah tindakan yang tidak etis dan merupakan tindakan yang dapat menghalangi pertumbuhan orang lain,” ujar Yu Donglai yang juga mengecam para bos di Tiongkok yang kebanyakan mempekerjakan para pekerjanya secara lembur.

Tindakan Yu Donglai menyita perhatian seluruh dunia. Mereka berharap, banyak perusahaan-perusahaan di dunia yang juga akan menerapkan kebijakan ini, mengikuti langkah Yu Donglai.

Foto : Punjab Khabarnama