Jakarta, GPriority.co.id – Pameran internasional Salon International de l’Alimentation (SIAL) Shanghai 2024 kembali menyorot keunggulan produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia.
Acara yang berlangsung dari 28 hingga 30 Mei 2024 di Shanghai New International Expo Center (SNIEC), Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), mencatat kesuksesan dengan transaksi senilai USD 23,94 juta. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga secara resmi membuka Paviliun Indonesia pada hari pertama pameran tersebut, Selasa (28/5).
“Partisipasi Indonesia dalam pameran SIAL Shanghai 2024 merupakan komitmen kami untuk terus memperluas pasar internasional dan memperkenalkan keunggulan produk mamin Indonesia kepada dunia. Kami berharap keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini mampu meningkatkan ekspor produk mamin Indonesia di pasar global, khususnya Asia,” ungkap Wamendag Jerry dalam keterangan yang diterima, Rabu (29/5).
Di Paviliun Indonesia, delapan ekshibitor menampilkan produk mamin unggulan seperti mi instan, kopi, sarang burung walet, minyak goreng, tempe azaki, dan makanan ringan.
Beragam kegiatan menarik juga diselenggarakan, termasuk penampilan tari-tarian daerah dan sesi coffee cupping bagi pengunjung, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman mengeksplorasi rasa dan aroma dari beragam jenis kopi Nusantara.
SIAL Shanghai 2024 menghadirkan lebih dari 5.000 ekshibitor dari 70 paviliun internasional dan 35 paviliun domestik, menawarkan 24 kategori produk mamin yang beragam dan menggugah selera pengunjung.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Konsul Jenderal RI di Shanghai Berlianto Situngkir, Atase Perdagangan (Atdag) Kedutaan Besar RI (KBRI) Beijing Budi Hansyah, dan Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai Adhi Kusuma Yudha Halim.
Selain SIAL Shanghai 2024, Indonesia juga akan berpartisipasi dalam Pameran China International Import Expo (CIIE) 2024 yang akan diselenggarakan dari tanggal 5 hingga 10 November 2024 di National Exhibition and Convention Center (NECC), Shanghai, RRT.
CIIE merupakan salah satu pameran internasional yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah Tiongkok setiap tahunnya. Indonesia akan membawa produk makanan dan pertanian untuk dipamerkan.
Foto: Kemendag
