Indonesia Kembali Bangun Terowongan/ Perlintasan Satwa di Jalan Tol

Penajam Paser Utara, Gpriority.co.id – Indonesia kembali membangun terowongan/perlintasan satwa di jalan Tol. Setelah membangunnya di jalan Tol Pekanbaru-Dumai, kini giliran jalan Tol Akses Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 2B Segmen Kariangu-Simpang Tempadung di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam rilis yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), disebutkan lerlintasan satwa pada Tol Akses IKN berbahan baku Corrugated Steel Plate atau pelat baja yang memiliki bentuk bergelombang. Terdapat 4 titik terowongan perlintasan satwa di sepanjang Tol Akses IKN untuk pergerakan hewan liar seperti beruang madu.

Terowongan perlintasan dibangun dengan bentang panjang 80,77 meter, lebar 25,12 meter,, dan tinggi 12,74 meter dengan detanaman hijau agar menyerupai habitat aslinya. Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan bahwa dalam pembangunan infrastruktur Jalan Tol Akses IKN tetap memperhatikan lingkungan dan menjamin keberlangsungan hidup satwa liar di Kaltim.

“Ini bagus sebagai upaya pelestarian dan menjaga ekosistem yang berkelanjutan. Saya mau tekankan keamannya ya, bahan jembatannya,” ujar mantan Direktur Jendral (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut saat meninjaunya pada Minggu (1/12).

Terowongan/perlintasan satwa ini sendiri adalah yang kedua dibangun Indonesia. Sebelumnya pemerintah membangunnya di Tol Pekanbaru-Dumai, Provinsi Riau. Terowongan satwa ini mempunyai bentang 25-45 meter dengan tinggi 5,1 meter. Pada sisi terowongan ditanami tanaman hijau agar mirip habitat aslinya. Terowongan ini dibangun di Seksi IV Kandis Utara–Duri yang melintasi Kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja dan Siak Kecil. Kandis Utara-Duri adalah koridor perlintasan gajah Sumatera dengan jumlah populasi berkisar 50 ekor. Termasuk perlintasan beruang madu, harimau sumatera dan mamalia endemik hutan Sumatera lainnya.

Pembangunan perlintasan satwa ini sejalan dengan prinsip pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan keberlanjutan. Pembangunan dengan memperhatikan kehidupan satwa ini sudah jamak dilakukan di luar negeri. Seperti halnya Interstate 80 sebuah jalan tol atau jalan bebas hambatan lintas benua di Amerika Serikat. Di lokasi ini jalan ini juga bisa dilalui oleh hewan liar yang berhabitat di sekitar area melalui jembatan penyebrangan hewan, I-80 Wildlife Overpass.