Wagub Rano Karno Imbau Korban Banjir Pindah ke Rusun Jagakarsa

Wagub Rano Karno Imbau Korban Banjir Pindah ke Rusun Jagakarsa Wagub Rano Karno Imbau Korban Banjir Pindah ke Rusun Jagakarsa

Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menginginkan warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk mempertimbangkan pindah ke rumah susun milik pemerintah demi kehidupan yang lebih aman dan nyaman.

Seperti dilansir dari ANTARA pada Rabu (5/3), Wagub Rano Karno menyampaikan saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merampungkan pembangunan rusun baru di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kompleks tersebut memiliki tiga menara dengan total hampir 800 unit. Menurut Rano, apartemen tersebut biasanya memiliki dua kamar tidur dan dilengkapi dengan fasilitas penting seperti air bersih dan fasilitas olahraga.

Selain menyediakan perumahan baru, Pemprov DKI juga tengah berupaya melakukan normalisasi sungai untuk membantu mengurangi banjir.

“Kami memastikan warga memiliki tempat tinggal yang lebih baik, sekaligus mengatasi akar permasalahannya,” kata Rano.

Banjir Melanda 121 RT dan Lima Ruas Jalan di Jakarta

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga Selasa (4/3) pukul 15.00 WIB, banjir melanda 121 RT dan lima ruas jalan di Jakarta. Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 460 sentimeter akibat meluapnya sungai-sungai Ciliwung, Krukut, dan Pesanggrahan.

Dari foto udara yang beredar sosial media, memperlihatkan Jakarta yang terendam banjir hingga warga yang berusaha beraktivitas di air setinggi lutut. Namun sampai saat ini upaya evakuasi masih terus berlangsung.

Selain di Jakarta, banjir kembali melanda dan merendam beberapa wilayah dan kompleks perumahan di wilayah Bekasi. Terlihat dari video yang beredar di sosial media, salah satu lokasi yang paling parah dilanda banjir adalah Pondok Gede Permai di Jatiasih.

Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange membenarkan jika timnya tengah melakukan evakuasi warga yang terjebak di atap atau lantai dua rumah mereka.

“Untuk evakuasi, kami telah menyiapkan perahu karet, rompi pelampung, dan perlengkapan lainnya,” kata Helmi.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA