Jakarta, GPriority.co.id – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, menghadiri agenda audiensi bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Senin (26/5), di lantai 2 Gedung Kementerian Sosial, Jakarta Pusat.
Dalam agenda audiensi tersebut, Samaun menyampaikan 3 hal. Diantaranya terkait bansos, sekolah rakyat, serta rumah sejahtera terpadu (rumah layak huni).
“Pertama, saya menyampaikan hormat dan terima kasih bahwa di tahun 2025, kami sudah menerima Bansos tahap pertama yaitu kurang lebih untuk 7.962 kepala keluarga dengan nilai kurang lebih Rp5.345.000.000. Yaitu bansos pertama kemarin. Kami bersyukur karena pada saat memasuki bulan Suci Ramadhan masyarakat menerima ini,” ungkap Samaun.

Selain bansos, Samaun juga menyoroti terkait pembangunan Sekolah Rakyat di Fakfak. Hal ini salah satunya didasari pada jumlah penduduk miskin di Fakfak yang kini mencapai angka 17.000.
“Masyarakat Fakfak di 17 distrik dan 142 kampung yang jauh dari kota, masih ada keluarga yang harus menggunakan perahu untuk melewati antar kampung karena sekolah disitu belum ada. Kami berharap sekali Pak Menteri bahwa Fakfak menjadi salah satu yang layak untuk menerima bantuan pembangunan sekolah rakyat,” jelasnya lebih lanjut.
Dengan kehadiran sekolah rakyat nantinya, Samaun berharap jika program ini dapat sejalan dengan Makan Bergizi Gratis. Untuk mendukung hal ini, Pemkab Fakfak juga memberikan proposal terkait pembangunan tersebut.
Selain itu, Bupati Samaun juga turut membawa proposal terkait bantuan sosial rumah sejahtera terpadu, dengan jumlah 614 rumah. Samaun melaporkan, hingga kini ada sekitar 39,7 persen warga Fakfak yang dapur dan kamar mandi rumahnya belum layak.
“Jadi program ini kami rasa sangat penting dan sangat bermanfaat, serta tidak sesaat. Ini bisa digunakan oleh mereka-mereka yang belum memiliki itu. Sebenarnya kami ada punya program itu. Tetapi mohon maaf, kami keterbatasan anggaran. Jadi kalau dengan bantuan ini, mungkin dapat lebih cepat penanganannya,” ujar Samaun kepada Mensos.
Sementara ditemui seusai audiensi oleh tim GPriority, Samaun mengatakan jika Pemkab Fakfak telah menyiapkan 10.000 hektare untuk pembangunan sekolah rakyat di Fakfak.
“Untuk melengkapi persayaratan (pembangunan) sekolah rakyat di Fakfak, kami sudah menyiapkan kurang lebih 10.000 hektare tanah,” imbuhnya.
Foto : GPriority/Rizki Dimuharram
